LHOKSEUMAWE – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe mengaku sudah mendapatkan laporan adanya kegiatan fashion show waria di sebuah kafe di daerah setempat, Minggu 10 September 2017 malam. Namun mereka enggan merazia lokasi pelaksanaan kegiatan karena tidak diatur dalam qanun.
Kalau pelakunya wanita tidak memakai busana sesuai syari, atau kegiatan yang melanggar qanun lainnya, petugas langsung bertindak, ujar Kabid Penegakan Syariat Islam dan Kebijakan Daerah, M. Nasir dihubungi portalsatu.com, Jumat, 15 September 2017.
Namun, Satpol PP/WH Lhokseumawe akan tetap mempelajari persoalan tersebut, termasuk video yang sudah tersebar di jejaring sosial. Mereka juga akan menyurati pemilik kafe tempat berlangsungnya acara terkait izin kegiatan tersebut.
Kita komit dengan penegakan Syariat Islam. Setelah hasil pemeriksaan yang kita lakukan nantinya, acara tersebut melanggar aturan yang ada, maka akan kita tindak dengan tegas, kata Nasir.
Baru-baru ini sebuah video tentang kegiatan fashion show di sebuah kafe di Lhokseumawe, yang diunggah di jejaring sosial Facebook, mendadak viral. Pasalnya, diduga orang-orang yang berada dalam video itu adalah para waria. Mereka mengenakan baju merah dan sedang berlenggak lenggok di cat walk.[]


