LHOKSEUMAWE – Badan Eksekutif  Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, menggelar pelatihan pembentukan karakter prodemokrasi sebagai pengawal perdamaian di Kota Lhokseumawe di Gor ACC Unimal, Cunda, Lhokseumawe, Rabu, 10 Agustus 2016.

Ketua pelaksana Zulfanzar, mengatakan pelatihan ini diikuti 60 pemuda yang berasal dari berbagai kalangan. Hal ini merupakan bentuk nyata dari BEM-FISIP sebagai agent of change khususnya bidang pengembangan sosial dan politik masyarakat.

“Paskareformasi dan juga pasca perdamaian antara pemerintah Indonesia dan Aceh, demokrasi telah menjadi sebuah hal yang harus diketahui dan dijaga oleh masyarakat banyak khususnya pemuda dan mahasiswa,” kata Zulfanzar.

Sementara itu ketua BEM Fisip Unimal, Haris Munandar kepada portalsatu.com mengatakan, pemuda harus dapat berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional.

Peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral katanya diwujudkan dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental spritual, dan meningkatkan kesadaran hukum.

“Ke depan para pemuda tidak hanya berperan dalam bidang pembangunan secara fisik dan mental, tetapi juga dalam membangun demokrasi yang partisipatif dan aktif untuk mengawal perdamaian di Aceh yang telah kita inginkan sejak lama,” kata Haris.[](ihn)