KUALA SIMPANG – Ramli, 25 tahun, pria asal Dusun Arrahman, Kota Lintang Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, hilang di sungai Tamiang pada Sabtu, 20 Februari 2016 sekitar pukul 15.30 WIB. Pria yang saban hari menjadi penarik becak ini diduga sengaja meloncat ke sungai setelah menyerempet mobil di jalan raya.
“Korban pada saat itu dengan tiba-tiba berhenti dari becak miliknya dan berdiri di atas pipa jembatan kemudian meloncat ke dalam sungai tersebut,” kata Wakil Ketua Satgas SAR Kabupaten Aceh Tamiang, Jemi, kepada portalsatu.com, Minggu, 21 Februari 2016.
Jemi mengatakan korban sempat diminta oleh beberapa pemancing di lokasi untuk tidak meloncat ke sungai. Namun Ramli tetap meloncat dan berupaya berenang ke tepian. Informasi dari saksi mata menyebutkan, Ramli sayangnya tidak bisa berenang sehingga tenggelam dan jasadnya hingga sekarang belum ditemukan.
“Ramli dipanggil-panggil oleh pengemudi mobil pribadi tadi, tapi dia tidak mau berhenti lari dari lokasi kejadian (keserempet) dan akhirnya loncat ke sungai itu,” kata Jemi, mengutip keterangan saksi mata.
Hingga berita ini dipublish, Tim Satgas SAR Aceh Tamiang masih mencari korban di lokasi.[](bna)


