BANDA ACEH –  Ketua DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi melantik ketua dan pengurus IWAPI Kota Banda Aceh. Pelantikan tersebut berlangsung di Rumoh PMI, Banda Aceh, Senin 23 Mei 2016.

Acara tersebut mengangkat tema “Wujudkan Kebersamaan, komitmen kejujuran dan profesionalisme demi menyusukseskan visi dan misi DPC IWAPI Kota Banda Aceh”.

Dalam sambutannya, Nita Yudi mengatakan anggota IWAPI sampai saat ini berjumlah lebih dari 30.000 perempuan pengusaha di seluruh Indonesia, meliputi 85 persen pengusaha mikro dan kecil, 13 persen pengusaha menengah dan 2 persen pengusaha yang besar.

Dia menjelaskan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean MEA bukan hanya Indonesia yang takut dengan MEA dan globalisasi, tetapi ada seluruh negara Asean juga takut menghadapi MEA tersebut.

“Bagaimana kita mengubah rasa ketakutan itu menjadi tantangan, ini merupakan peluang untuk kita memperbesar  usaha kita karena tujuan daripada MEA adalah single market untuk bisa mengalahkan pasar Amerika dan Eropa.kalau negara Asean bersatu pasti kita bisa mengalahkan negara-negara adidaya,” katanya.

Dia berharap pemerintah jangan menutup mata dengan keberadaan IWAPI tetapi haruslah bermitra bersama karena pengusaha IWAPI meliputi dari pengusaha katring rumahan hingga suplyer senjata yang turut membantu roda perekonomian Indonesia.

“Maka dari itu, wanita ini haruslah dimotivasi dan memotivasi agar kedepan perekonomian lebih baik lagi,” kata Nita Yudi.

Pada akhir rangkaian acara tersebut, IWAPI juga melakukan penandatanganan MoU kerjasama dengan bank permata. Pelantikan tersebut turut dihadiri Pendiri IWAPI Hj Dewi Motik Pramono, perwakilan wali kota Banda Aceh, Ketua DPD IWAPI, dan pengurus IWAPI.[]

Laporan Ramadhan