BENER MERIAH – Ketua KIP Kabupaten Bener Meriah, Iwan Kurnia, diduga memukul Anwar Hidayat, komisioner KIP Bener Meriah yang membidangi bagian Humas dan Sumber Daya Manusia. Insiden itu terjadi sekitar pukul 13:30 WIB di ruang kerja Ketua KIP Bener Meriah, Rabu, 7 September 2016.

Informasi diperoleh portalsatu.com, kejadian bermula saat korban dipanggil ke ruangan Iwan untuk ditanyakan terkait data proses rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Korban kemudian mengatakan data tersebut telah tayang di website KIP Bener Meriah dan bisa diakses untuk umum.

“Setelah korban menjelaskan demikian, lalu Ketua KIP tanpa alasan yang jelas melontarkan kata-kata kasar dan tidak terima dengan penjelasan korban, lalu  tiba- tiba pelaku melayangkan pukulan secara membabi buta yang mengakibatkan mata korban berdarah,” kata Ketua Badan Pekerja Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Gayo, Aramiko Aritonang, kepada portalsatu.com melalui BBM malam ini.

Pihaknya kata Aramiko menjadi pendamping hukum Anwar Hidayat atas tindak kekerasan ini. Kejadian ini juga sudah dilaporkan ke polisi dengan nomor registrasi LP/18/IX/2016/SPKT/RES BM.

“Kita kecewa dengan sikap pejabat seperti itu, kita minta pertanggung jawaban atas perbuatannya itu,” kata Aramiko.

Dihubungi secara terpisah, Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Somantri membenarkan adanya pemukulan yang dilakukan Ketua KIP terhadap komisioner KIP. Dalam kasus itu katanya, Polres Bener Meriah juga sudah mendapat laporan resmi dari pihak korban.

“Korban sudah kita mintai keterangan. Dua saksi yang juga anggota Polres Bener Meriah sudah kita minta keterangan,” katanya.

Saat kejadian katanya, anggota Polres Bener Meriah yang bertugas di kantor KIP juga sempat melerai. Sementara korban dan pelaku kata AKBP Deden Somantri, juga mendapat pengawalan petugas.

“Korban masih mendapat perawatan medis, sementara pelaku besok kita panggil untuk kita mintai keterangan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua KIP BM Iwan Kurnia saat dikonfirmasi melalui selulernya Rabu sekitar pukul 22:00 Wib mengaku siap memberi komentar terkait perihal itu.

“Besok saja klarifikasinya waktu sudah jumpa langsung, yang jelas nggak mungkin daun bergoyang tanpa angin,” ujar Iwan Kurnia.[](ihn)