BANDA ACEH – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Aceh, Syamsul Raden mengatakan, upah pekerja di Indonesia terutama di Aceh sangat minim.
“Kita terima upah tanggal 1, tapi tanggal 10 sudah habis,” ucap Syamsul Raden saat menjadi pembicara dalam diskusi publik bertajuk “May Day dan Kesejahteraan Pekerja”, yang digelar IDeAS di 3 in 1 Coffee, Banda Aceh, Sabtu, 23 April 2016.
Menurut Raden, minimnya upah pekerja adalah masalah yang harus mendapat perhatian serius. Pasalnya, upah dapat berdampak pada tingkat profesionalitas dalam bekerja.
“Di luar negeri gaji keluar tanggal 1 dan tanggal 1 bulan depan itu upahnya masih ada sisa, bahkan sisanya itu cukup untu satu bulan lagi,” kata Raden.
Menurut dia, peran para pemangku kepentingan sangat penting dalam hal ini. Ia berharap masalah ini tak hanya jadi konsumsi diskusi, tapi juga mendapat perhatian para stakeholder terkait.[]


