MEUREUDU – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) Aceh Hj. Fitriah Ibnu Rusdi, meminta pemerintah untuk melibatkan perempuan dalam proses rehab rekon daerah gempa Pidie Jaya, agar pembangunan daerah korban gempa lebih sempurna.
“Pembagunan rehab rekon jangan hanya diterjemahkan sebagai pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan moral dan jiwa,” kata Hj. Fitriah di sela-sela menyalurkan bantuan ke daerah yang terkena gempa di Pidie Jaya, Rabu, 21 Desember 2016.
Menurut Fitriah, keterlibatan perempuan dibutuhkan sejak dari perencanaan hingga pelaksanaannya.
“Jadi harus dipahami apabila perempuan adalah bagian terpenting dalam membangun masyarakat yang trauma, membangun masyarakat yang berdampak akibat bencana,” ujar Fitriah.
Untuk itu katanya, rehab rekon harus dilaksanakan sesuai rencana dan berharap dapat selesai sesuai dengan waktu. Dan kepada masyarakat diharapkan juga untuk memberi dukungan kuat kepada pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi Pidie Jaya dan sekitarnya.[]


