LHOKSEUMAWE – Pembentukan Kader Bela Negara di Aceh tahun 2016 telah dilaksanakan pada 11 – 13 Oktober 2016 di Kampus Universitas Malikussaleh, Aceh.  Acara ini diikuti oleh 300 peserrta dari 3 kabupaten/kota di Aceh, yaitu Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Bireuen.  

Acara ini dibuka oleh Kepala Kantor Pertahanan Aceh Brigadir Jenderal TNI Adi Sudaryanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa bela negara itu gak harus berperang namun salah satunya menjaga budaya dan kearifan lokal di daerah.

Setelah mengikuti pelatihan padat selama tiga hari, acara ini resmi ditutup oleh Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib Pada 13 Oktober 2016 di Aula Sultan Malikussaleh Kampus Unimal Reuleut. 

“Saya mengharapkan kader yang telah terhimpun dalam organisasi ini bisa menjadi intelijen di wilayah masing-masing yang dapat mendeteksi isu-isu yang dapat memecah belah antar sesama dalam pilkada ke depan,” kata Bupati yang akrab disapa Cek Mad ini.

Kegiatan tersebut juga membentuk organisasi kader bela negara di Aceh dan setelah melalui proses musyawarah yang seru antar seluruh kader, Khairul Umam terpilih sebagai ketua umum.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh kader yang telah mempercayakannya sebagai ketua umum,” kata Khairul, dalam siaran pers. 

Ia berharap kepada seluruh kader untuk besinergi dan membangun komitment dalam mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama pelatihan. 

“Kita menginginkan semua kader agar sama-sama menguatkan organisasi yang telah terbentuk yang menaungi tiga wilayah ini (Lhokseumawe, Aceh Utara dan Bireuen),” katanya.[]