BANDA ACEH – Komisi I DPR Aceh melaporkan keterlibatan Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dalam kampanye politik petahana ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB), Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016. Kehadiran mereka disambut oleh Asisten Deputi Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan Integritas SDM Aparatur, Bambang D. Sumarsono.

Sementara dari Komisi I DPR Aceh hadir Ketua Abdullah Saleh, Wakil Ketua Azhari Cage, dan Iskandar Usman Al Farlaky (anggota). 

“Kita melaporkan keterlibatan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Hasanuddin Darjo,” ujar Iskandar Usman Al Farlaky ketika dihubungi portalsatu.com melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan Hasanuddin Darjo terbukti aktif dalam kegiatan kampanye politik incumben, Zaini Abdullah. Diantaranya seperti safari politik di Kutacane, Aceh Tenggara, dan pemasangan poster Zaini Abdullah sebagai calon Gubernur Aceh di Hari Pendidikan Nasional Bireuen.

Selain ke Kemenpan RB, Komisi I DPR Aceh juga akan melaporkan hal serupa ke Komisi Aparatur Sipil Negara.

“Kami berharap Kemenpan RB dan ASN mau menindaklanjuti laporan ini. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, kami juga mengundang dua lembaga ini ke Aceh untuk bertemu dengan Bupati dan Sekda,” katanya.

Menurut Iskandar Usman, pada dasarnya banyak aparatur sipil negara di Aceh yang terlibat dalam suksesi pencalonan incumben Zaini Abdullah menjelang Pilkada 2017. Namun ada diantara mereka yang memenuhi panggilan DPR Aceh beberapa waktu lalu untuk memverifikasi keterlibatan mereka. 

“Mereka ada yang sudah memberikan keterangan dan sudah diberikan peringatan. Kepada dewan, mereka mengaku tidak mengetahui kegiatan yang diikuti tersebut turut disisipi dengan agenda politik petahana. Namun ke depan, siapapun ASN yang terlibat dalam politik praktis akan kita laporkan,” ujar Iskandar. 

Iskandar mengatakan pihak Kemenpan RB merespon positif laporan yang diajukan Komisi I DPR Aceh. “Mereka juga meminta sejumlah foto-foto pertemuan untuk disampaikan ke Menteri Yudi Chrisnandi,” katanya.[](bna)