PIDIE JAYA – Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Aceh, suasana Lapangan Utama MTQ di Kabupaten Pidie Jaya, Jumat malam, 31 Oktober 2025, diwarnai lautan cahaya dan keramaian. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan gladi bersih pembukaan ajang religius terbesar di Aceh itu.
Sorak dan tepuk tangan penonton menggema saat tim tari kolosal Peuneutoh tampil memukau di panggung utama. Antusiasme masyarakat kian terasa, meski acara utama baru akan digelar pada Sabtu (1/11).
Ketua III MTQ XXXVII Aceh, Saiful, M.Pd., mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai 90 persen. Gladi malam tersebut digelar untuk memastikan seluruh unsur pelaksana siap menyambut pembukaan resmi yang dijadwalkan pada Sabtu malam (1/11), oleh Gubernur Aceh.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Ini bukti dukungan besar warga Bumoe Japakeh terhadap kesuksesan MTQ XXXVII Aceh. Meski baru gladi, semangat panitia dan peserta semakin meningkat untuk menyajikan pembukaan yang meriah dan tetap khidmat,” ujar Saiful.

[Para penari kolosal Peuneutoh memeriahkan gladi bersih pembukaan MTQ XXXVII Aceh di Pidie Jaya. Foto: Irfan Sofyan]
Selain gladi pembukaan, Sabtu pagi (1/11), juga digelar Pawai Ta’aruf yang diikuti 30 peserta dari masing-masing kafilah 23 kabupaten/kota. Rute pawai dimulai dari SDN 2 Meureudu dan berakhir di Bundaran Kompleks Perkantoran Bupati Pidie Jaya.
Saiful berharap seluruh masyarakat Pidie Jaya terus memberikan dukungan penuh agar rangkaian MTQ, yang berlangsung pada 1–8 November 2025, berjalan sukses dan membawa kesan mendalam bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
“Kami sangat berharap partisipasi dan doa masyarakat Pidie Jaya demi kelancaran dan kesuksesan MTQ Aceh tahun ini,” pungkasnya.[]




