SUBULUSSALAM – Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam, Fajri Munthe melepaskan keberangkatan 14 atlet takraw mengikuti pra Pekan Olahraga Aceh (PORA), Minggu, 24 September 2017. Pelepasan itu berlangsung di kediaman Fajri Muthe yang dihadiri Sekretaris KONI Saiban Gafar dan Ketua Pengurus Cabang Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Subulussalam, Boy Nasution serta para oficcial.
Atlet takraw Subulussalam akan mengikuti kualifikasi PORA terhitung sejak 26 September hingga 1 Oktober 2017 di Gedung Olahraga KONI Aceh, di Banda Aceh. Mereka akan bertanding menghadapi tim takraw dari kabupaten/kota di Aceh.
Fajri Munthe berharap atlet takraw Subulussalam mampu menembus tujuh besar untuk meraih tiket menuju PORA 2018 di Aceh Besar.
“Target kita ikut pra PORA, kita wajib masuk tujuh besar. Di luar itu, kita dipastikan tidak bisa tanding tahun depan,” kata Fajri memotivasi atlet.
Fajri Munthe yang juga Wakil Ketua DPRK Subulussalam ini turut mengingatkan para atlet untuk menjaga stamina dengan baik. Harapan ini supaya mereka dapat meraih hasil maksimal saat mengikuti kualifikasi nantinya.
“Selaku pembina, kami berharap atlet jaga stamina, supaya semangat bertanding, karena target masuk tujuh besar, agar kita bisa ikut PORA tahun depan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Subulussalam, Saiban Gafar mengatakan, PORA 2018 digelar di Aceh Besar. Untuk sampai ke sana harus melewati kualifikasi bertanding dengan tim kabupaten/kota lainnya yang berada di Provinsi Aceh untuk menembus tujuh besar.
“Jaga kekompakan, bermain sungguh-sungguh akan mendapatkan hasil terbaik, kami dari KONI menssuport kegiatan ini, semoga target kita masuk tujuh besar tercapai,” katanya.[]



