BANDA ACEH – Lima siswa SMA sederajat asal Aceh kembali menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang dihelat pada 25-29 Juli 2016 di Jakarta. Prestasi Aceh dinilai meningkat dibandingkan tahun lalu.
“Setelah kita melakukan pembinaan dengan maksimal terhadap atlet di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, akhirnya mereka berhasil mengukir prestasi dengan gemilang. Ini juga sejalan yang diharapkan semua pihak dan perlu kita apresiasi,” ujar Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Aceh Dr. Asbaruddin, mewakili Kadis Pendidikan Aceh Hasanuddin Darjo melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, Sabtu, 30 Juli 2016.
Kelima siswa berprestasi tersebut kembali ke Banda Aceh siang tadi melalui Bandara SIM di Blangbintang dan disambut tim dari Dinas Pendidikan Aceh.
Asbaruddin mengatakan, Aceh sudah saatnya untuk terus bangkit dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai event yang diselenggarakan baik tingkat nasional maupun internasional. Karena itu pihaknya bertekad ke depan untuk meningkatkan pelatihan keolahragaan di sekolah-sekolah.
“Tentunya harus kita persiapkan pelatih-pelatih yang berkualitas. Sehingga, atlet yang dilatih juga akan berkualitas. Alhamdulillah, pada tahun ini setelah melalui pembinaan secara maksimal prestasi Provinsi Aceh telah meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Dr. Asbaruddin.
Atas prestasi yang telah diraih pelajar tersebut, katanya lagi, pada 6 Agustus ini pihaknya akan membawa atlet berprestasi maupun yang mendapatkan tiket untuk mengikuti lomba di tingkat nasional, guna diberangkatkan ke Gorontalo dalam rangka siswa mengenal wisata nusantara selama dua minggu.
“Ini kita lakukan dalam rangka memperkenalkan wisata nusantara kepada atlet,” ucapnya.
Official pelatih tenis meja, Mulyono, yang turut mendampingi atlet asal Aceh ke O2SN di Jakarta menjelaskan, para atlet yang berlaga di kancah nasional itu merupakan atlet berprestasi dari kabupaten/kota dan dilakukan pembinaan ditingkat provinsi.
“Sebenarnya untuk proses pembinaan atlet membutuhkan waktu sampai satu bulan, sehingga kualitas atlet juga akan lebih baik lagi. Karena itu, kita harapkan kedepan benar-benar dapat diberikan waktu pembinaan yang cukup,” ucapnya.
Kelima siswa berprestasi tersebut adalah Fatahillah, siswa SMA Negeri 1 Idi Aceh Timur Cabang Olahraga Atletik (emas), Rizki Arianda S asal SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh Cabang Olahraga Atletik (perak), Alfina Siska asal SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh Cabang Olahraga Pencak Silat (perak), Ismalia Aleyda Putri asal SMA Negeri 1 Kota Sabang Cabang Olahraga Karate (perunggu) dan Fikri Haikal asal SMK Negeri 1 Tanah Luas Aceh Utara Cabang Olahraga Atletik (perunggu).[](ihn)

