MEULABOH – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Barat mengadakan lomba penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Gampong (RKPG). Lomba tersebut diikuti 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Barat.
Kepala Bappeda Aceh Barat H. T. Dadek, SH mengatakan, perlombaan ini perlu dilaksanakan guna menstimulasikan gampong agar meningkatkan kinerja pemerintahannya dengan baik.
Ini sebuah inovasi baru dan pertama di Aceh bahkan di Indonesia, ujar Teuku Dadek, Rabu, 27 Januari 2016.
Perlombaan yang dimulai sejak awal Januari ini diberinama H. Daud Dariyah, yang diambil dari nama Bupati Aceh Barat ke-5 periode 1959-1961. Ia dipilih karena dinilai berjasa merintis pembangunan Kabupaten Aceh Barat dan Kota Meulaboh.
Lebih lanjut kata Dadek, perlombaan tersebut diiikuti oleh gampong yang telah ditetapkan oleh kecamatan masing-masing. Sementara itu, setiap kecamatan akan diberikan insentif dengan total hadiah Rp 174 juta yang diberikan kepada pemerintah gampong dan kecamatan.
Setiap kecamatan mengirimkan satu gampong untuk dinilai dan mempresentasikan penyusunan RPJM, RKPG, dan APBG, kata Dadek.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat DR. (HC). H.T Alaidinsyah mengapresiasi Kepala Bappeda karena kegiatan seperti ini dinilai mampu mendongkrak tata kelola pemerintahan gampong yang lebih baik.
Adapun desa atau gampong yang mengikuti lomba adalah Gampong Pasir Kecamatan Johan Pahlawan, Gampong Cot Darat Kecamatan Samatiga, Gampong Pante Mutia Kecamatan Arongan Lambalek, Gampong Pasi Pinang Kecamatan Meureubo, Gampong Meunasah Rayek Kecamatan Kaway XVI, Gampong Seumara Kecamatan Pante Ceureumen, Gampong Meutulang Kecamatan Panton Reu, Gampong Pungkie Kecamatan Sungaimas, Gampong Ie Itam Tunong Kecamatan Woyla, Gampong Peuleukung Kecamatan Woyla Barat dan Gampong Seuradek di Kecamatan Woyla Timur.[] (ihn)
Laporan Nurul Fahmi di Aceh Barat



