BLANGKEJEREN – Jalan lintas nasional dari Gayo Lues menuju perbatasan Aceh Tenggara masih belum bisa ditembus menggunakan kendaraan roda empat, salah satu titik yang belum selesai dikerjakan adalah longsor dan amblas di daerah Tangsaran, Desa Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues Chairuddin Kasiman, Rabu, 10 Desember 2025, mengatakan alat berat masih bekerja di daerah Tangsaran untuk membuat jalan baru pascabadan jalan amblas dan longsor.
“Sepertinya butuh waktu tiga hari lagi untuk menembus jalan Gayo Lues ke perbatasan Aceh Tenggara, karena kondisi di Tangsaran sangat sulit, batu gunung yang kita kerok terus berjatuhan,” katanya.
Panjang jalan yang amblas dan longsor di Tangsaran mencapai 200 meter, dan alat berat sudah berupaya membuat jalur baru agar kendaraan roda empat bisa segera melintas.
“Kalau dari perbatasan Gayo Lues ke Aceh Tenggara, kami tidak bisa memprediksi berapa hari lagi, karena penaganan jalan itu sudah di ambil alih oleh PT. HK yang mengerjakanya,” ujarnya.
Pemerintah Daerah Gayo Lues terus berupaya agar jalan lintas Nasional, jalan lintas Provinsi, dan jalan lintas antar Kecamatan dan Desa segera pulih kembali.[]



