LHOKSUKON – Unit Kegiatan Mahasiswa Turtle Diving Club (UKM TDC) Universitas Malikussaleh mengelar sosialisasi pelestarian penyu di sekitar pantai laut Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Dalam sosialisasi itu, masyarakat diberi pengetahuan tentang penyu, khususnya kalangan anak-anak.

“Selama ini beberapa nelayan di Pantai Bangka Jaya sering mendapat telur penyu dan diperjualbelikan ke pasar-pasar di Aceh Utara. Padahal penyu itu hewan langka yang terancam punah. Sosialisasi itu kita gelar Minggu, 21 Mei kemarin,” ujar Afriadi, Ketua UKM Turtle Diving Club Unimal, kepada portalsatu.com, Selasa, 23 Mei 2017.

Selain sosialisasi, pada kesempatan itu ikut digelar lomba menggambar tingkat TK dan SD. Masyarakat setempat juga diberikan pengetahuan dan wawasan bahwa penyu itu hewan purba yang terancam punah.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan habitat agar kelangsungan hidup penyu terjaga dan tidak punah. Kita juga berharap kerjasama dari masyarakat untuk sama-sama menjaga penyu dan melakukan penetasan atau penangkaran penyu. Apalagi di Aceh Utara belum ada penangkaran penyu,” terang Afriadi.

Sementara itu, Asrul, Ketua Dusun 3 Bangka Jaya menyebutkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena telah memberi pengetahuan, bahwa penyu hewan langka yang terancam kepunahannya.

“Saya berterima kasih kepada UKM TDC, yang telah melakukan sosialisai tentang terancam punahnya penyu,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan pemasangan pamflet yang berisi “SAVE TURTLE, Jagalah Penyu Demi Kelestarian Laut”.[]