LHOKSEUMAWE Mantan Pj. Wali Kota Lhokseumawe Rachmatsyah akhirnya memutuskan untuk maju kembali pada pilkada 2017. Ia memanfaatkan peluang itu setelah langkah bakal calon wali kota jalur independen Sofyan terhenti akibat tak lolos hasil tes kesehatan.
Ini permintaan teman-teman. Karena ada peluang, apa salahnya kita masuk, ujar Rachmatsyah menjawab portalsatu.com lewat telpon seluler, Selasa, 4 Oktober 2016, sekitar pukul 16.45 WIB.
Rachmatsyah mengakui sejumlah kalangan sempat berharap ia maju kembali pada Pilkada Lhokseumawe 2017 melalui kendaraan Partai Demokrat berkoalisi dengan parpol lainnya. Akan tetapi, partai dipimpin SBY itu kemudian memutuskan berkoalisi dengan PKB mengusung Helmi Musa Kuta-Maisyuri sebagai bakal calon wali kota-wakil wali kota. Koalisi Partai Demokrat dan PKB juga didukung PDI-P.
(Baca: Helmi-Maisyuri Daftar ke KIP Lhokseumawe)
(Mengusung Helmi-Maisyuri) itu keputusan DPP (Partai Demokrat) yang harus dijalankan, ujar Rachmatsyah yang saat ini menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Lhokseumawe.
Rachmatsyah berharap tidak menjadi persoalan ketika dirinya kini juga maju sebagai bakal calon wali kota jalur independen, sementara Partai Demokrat mengusung Helmi Musa Kuta. Dua-duanya (Rachmatsyah dan Helmi Musa Kuta) punya peluang. Jika nantinya salah satu ada yang muncul (terpilih), Alhamdulillah, katanya.
Jadi, kita bukan ingin bertanding (dengan Helmi Musa Kuta), ujar Rachmatsyah lagi.
Pada Pilkada Lhokseumawe 2012, Rachmatsyah maju sebagai calon wali kota berpasangan dengan Mursyid Yahya, mantan Kepala Dinas Pendidikan. Pasangan diusung Partai Demokrat itu meraih suara terbanyak kedua setelah Suaidi Yahya-Nazaruddin (wali kota dan wakil wali kota periode ini) yang diusung Partai Aceh.[](idg)



