Kata demikian mengandung makna, ‘seperti itu, begitu, tadi’, atau ‘seperti di atas', misalnya

(1) Dalam keadaan demikian tidak seorang pun merasa dirinya aman.

Dalam kenyataan berbahasa sehari-hari, masih sering digunakan kata demikian yang tidak pada tempatnya, misalnya

(2) Pesan budaya yang beliau sampaikan ketika membuka Pesta Kesenian Bali baru-baru ini adalah demikian.

(3) Imbauan pemerintah daerah dalam usaha menciptakan lingkungan bersih dan sehat secara singkat berbunyi demikian.

Kata demikian dalam kalimat (2) dan (3) seharusnya diganti dengan kata sebagai berikut.

Kata berikut dapat diartikan 'yang di bawah ini, yang datang sesudah ini, atau yang menjadi lanjutannya'. Mari kita simak pemakaian berikut dalam kalimat di bawah ini.

(4) Penjelasan berikut diharapkan dapat memperkaya pemahaman kita terhadap akar budaya bangsa.

Kata berikut dapat juga dipadankan dengan kata di bawah ini, misalnya

(5) Hal-hal yang berkaitan dengan pengumpulan data akan kami jelaskan di bawah ini.

(6) Teknis pelaksanaan penelitian terlihat pada penjelasan di bawah ini.

Makna kata demikian dapat dipadankan dengan makna kata tadi dan di
atas
, sedangkan makna kata berikut dapat disamakan dengan kata di
bawah ini
.

Namun, pemakaiannya harus disesuaikan dengan makna kon­teks. Kata tadi kurang tepat jika digunakan di dalam ragam tulis, sedang­kan kata di bawah ini tidak benar jika digunakan di dalam ragam lisan, seperti pada pidato. Adapun kata berikut dapat digunakan pada ragam lisan dan ragam tulis.[]