LANGSA Seribuan masyarakat Kota Langsa bersama jajaran muspida setempat pagi tadi melaksanakan salat minta hujan atau salat istisqa yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Jumat, 29 April 2016.
Di jajaran kepala daerah, hadir Dandim 0104/Aceh Timur Lekol Amril Haris Isya Siregar, Kapolres Langsa AKBP Sunarya, Kasdim Mayor Inf Luthfi Hadi, Wakapolres Langsa Kompol Hadi Saeful Rahman, Wakil Wali Kota Langsa Marzuki Hamid, sejumlah SKPK dan prajurut TNI/POLRI.
Salat dimulai pukul delapan pagi dan dipimpin oleh Pimpinan Dayah Sukarejo Kota Langsa Ustad Ridwan Ghafi. Pada kesempatan itu Ustad Ridwan memberi instruksi terkait pelaksanaan salat minta hujan pada jamaah. Salat ini mirip dengan salat ied, yaitu dengan melakukan takbir tujuh kali pada rakaat pertama, dan lima kali pada rakaat kedua sambil mengangkat kedua tangan setinggi bahu. Setelah itu dilakukan dua khutbah.
Melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, bertindak sebagai khatib adalah Rektor IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa DR. Zulkarnaini. Pada khutbah pertamanya ia mengimbau agar seluruh jamaah dan masyarakat bertaubat dan memperbanyak istighfar serta merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Hujan merupakan Rahmat dari-Nya, sesuai dengan firman Allah SWT Q.S Nuh : 10-11 yang artinya Mintalah ampun kalian kepada tuhan kalian, sesungguhnya Dia maha pengampun, Dia-lah yang menurunkan hujan dari langit untuk kalian dengan begitu derasnya.
Pada Khutbah yang kedua, DR. Zulkarnaini memimpin munajat kepada Allah SWT. Ya Allah, Jadikanlah hujan itu hujan yang memberi rahmat, jangan engkau jadikan hujan yang menjadi azab, bukan hujan yang membinasakan, bukan hujan yang menimbulkan bahaya, bukan hujan yang menghancurkan, dan bukan pula hujan yang menenggelamkan, katanya seraya diaminkan oleh seluruh jamaah.[](ihn)


