ADA idiom lama yang masih tetap berlaku dalam dunia fotografi hingga saat ini “the man behind the gun“. Idiom ini secara sederhana memiliki arti orang di belakang kamera alias fotografer lebih penting dalam menghasilkan foto bagus dibandingkan dengan kamera atau peralatan.

Idiom ini bukan ingin menafikan kecanggihan kamera mahal nan canggih seperti DSLR (digital single lens reflex) maupun mirrorless. Namun memang tidak semua orang memiliki kamera tersebut untuk mulai belajar fotografi.

Kita tentunya bisa belajar dengan apa yang kita punya saat ini daripada memecahkan celengan untuk membeli peralatan mahal. Misalnya, belajar fotografi dengan smartphone. Nah, untuk Anda yang punya semangat 45 untuk belajar soal fotografi berikut ini ada sejumlah tips dan trik untuk Anda.

1. Pencahayaan

Pencahayaan merupakan unsur terpenting dalam menghasilkan foto yang indah. Tanpa cahaya yang cukup foto akan under exposure, alias terlihat suram hingga gelap. Sebaliknya, bila cahaya berlebih, foto akan over exposure sehingga obyek terlalu terang dan tidak menarik.

Cahaya yang alami lebih baik karena membuat foto tentunya lebih alami. Namun, bila membutuhkan LED flash smartphone, lebih baik hati-hati terutama untuk ruangan yang luas. Sebabnya, kemampuan LED Flash pada umumnya sangat pendek, tidak lebih dari 2 meter. Selain itu, cahaya LED Flash belum tentu menyinari obyek secara merata.

Uniknya, smartphone saat ini telah dilengkapi eksposur manual sehingga kita masih mengatur pencahayaan. Misalnya untuk membuat foto siluet.

2. Komposisi

Berikutnya yang perlu dipelajari adalah komposisi. Ada banyak tips untuk komposisi foto yang indah, misalnya dengan menggunakan garis dari obyek, yakni horizontal, vertikal, diagonal dan lengkung. Contoh sederhana garis komposisi adalah foto landscape pantai atau laut yang sering kita jumpai. Batas antara laut dan daratan itulah garis horizontal.

Agar foto tidak biasa saja, pergunakan background untuk memperkuat point of interest (POI). Selain itu pergunakan foreground untuk memberikan efek framing dan dimensi dari POI. Jangan lupa, hilangkan juga obyek yang tidak berkaitan, agar POI semakin kuat

3. Dekati obyek dan jangan gunakan digital zoom

Hanya sedikit smartphone yang memiliki lensa zoom, sisanya mengandalkan digital zoom. Sangat tidak disarankan untuk menggunakan digital zoom karena ketajaman foto akan berkurang. Lebih baik mengambil foto tanpa zoom, lalu lakukan croping untuk membuang obyek yang tidak penting.

Selain itu, memang disarankan lebih mendekat ke obyek foto daripada menggunakan digital zoom. Ingat idiom lama tentang foto yang bagus. “If your pictures aren’t good enough, you’re not close enough.”[]Sumber:okezone