Oleh: drh. Fandi Akbar

Apa Itu Dokter Hewan?

Dokter hewan merupakan profesi yang berhubungan dengan hewan tidak terkecuali pada kesehatan hewan itu sendiri. Dokter hewan sebenarnya sudah lama dikenal di masyarakat. Akan tetapi, profesi dokter hewan untuk Indonesia sendiri masih terbilang langka. Begitupun dengan pengetahuan mengenai profesi ini masih terbilang cukup rendah. Padahal peran dokter hewan dalam kehidupan sangatlah penting.

Hal itu disebabkan karena manusia sangat bergantung pada hewan. Bahan makanan manusia bersumber dari hewan dan tumbuhan. Oleh karena itu, untuk memperoleh sumber bahan makanan yang sehat dan bergizi maka kesehatan hewan perlu dijaga dengan baik seperti motto profesi dokter hewan yaitu ‘Manusia Mriga Satwa Seweka’ yang bermakna Mensejahterakan Masyarakat Melalui Kesejahteraan Hewan.

Pernah dengar istilah zoonosis? Flu burung, Antrax, flu babi dan lain sebagainya merupakan beberapa dari zoonosis (penyakit menular dari hewan ke manusia) yang merebak di Indonesia. Inilah tugas seorang dokter hewan. Jika dokter hewan hanya dipandang sebelah mata di negeri ini, bagaimana mungkin penanganan penyakit hewan dapat teratasi dengan baik?

Peran dokter hewan di Indonesia sampai saat ini belum begitu diperhatikan dan belum memperoleh hak-hak sesuai dengan bidang keahliannya. Hal ini bisa kita lihat dari peran para dokter hewan di bidang kehewanan. Banyak lingkungan dan wewenang atau posisi yang seharusnya diisi oleh dokter hewan malah diisi orang lain yang tidak punya keahlian di bidang tersebut.

Sehingga permasalahan-permasalahan tentang kehewanan dan kesehatan hewan tidak tuntas. Di Indonesia dokter hewan tidak mendapatkan kedudukan yang semestinya dalam menangani kasus-kasus zoonosis (penyakit dari hewan ke manusia). Wajarlah kalau hingga saat ini kasus-kasus seperti itu tidak pernah bisa dikendalikan dengan baik. Karena pengendalinya adalah mereka yang bukan di bidangnya dokter hewan.

Bagaimana Menjadi Dokter Hewan?

Untuk menjadi dokter hewan, yang tertarik dengan veteriner tempat belajar yang tepat adalah Fakultas Kedokteran Hewan. Setelah menyelesaikan pendidikan akan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Hewan (SKH). Bagi yang ingin menekuni profesi dokter hewan maka jangan lupa untuk melanjutkan Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH). Gelar yang diberikan di sana adalah Drh.

Kemudian masih harus menempuh uji  kompetensi yang sertifikatnya dikeluarkan oleh Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) sebagai bukti bahwa Anda telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Dokter Hewan.

Bagaimana Prospek Karir Dokter Hewan?

Sementara itu, prospek karir dokter hewan sangatlah luas karena terapan ilmunya dibutuhkan dalam banyak bidang, seperti menjadi praktisi hewan kesayangan atau membuka praktek, praktisi ruminansia, misalnya pada peternakan sapi, baik sapi potong dan sapi perah, kambing, domba dan lain-lain.

Selain itu, juga bisa pada perunggasan atau pertenakan ayam, itik pedaging, petelur, pembibitan dan penetasan. Juga bisa menjadi dokter hewan satwa liar atau konservasi, yaitu bekerja medis di kebun binatang, taman safari, konservasi dan proyek-proyek yang bekerjasama dengan luar negeri dalam pelestarian satwa langka.

Menjadi dokter hewan pada industri pangan bagian kesehatan bahan pangan asal hewan yang manusia makan sehari-hari, misalnya daging ayam beku. Menjadi dokter hewan di industri pakan (makanan hewan). Pakan untuk ternak ayam dan sapi. Menjadi dokter hewan peneliti (penelitian tentang penyakit zoonosis yang bisa menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Masalah ini dokter manusia juga harus berguru pada dokter hewan.

Selain itu, juga bisa menjadi dokter hewan di pemerintahan PNS (Dinas Kesehatan Hewan), menjadi dosen. Hal ini tidak hanya mengajar di Fakultas Kedokteran Hewan saja, dokter hewan pun bisa menjadi dosen di Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Kehutanan dan Fakultas Kedokteran.

Begitulah kira-kira gambaran secara luas tentang profesi dokter hewan. Salah satu poin yang saya sebutkan di atas bisa meliputi banyak bidang. Jadi yakinlah bahwa dokter hewan merupakan profesi yang tidak hanya memiliki prospek masa depan cerah, tetapi juga profesi mulia di mana kita berperan serta dalam mengharmonikan kesehatan hewan, manusia dan lingkungan. Jadi, jangan ragu menjadi dokter hewan.[]

Penulis adalah Fandi Akbar, Dokter Hewan yang juga Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.