Oleh: drh. Fandi Akbar

SAAT ini dunia internasional sedang dirisaukan dengan penyebaran virus Zika yang sedang melanda Amerika Latin, terutama Brasil dan Kolumbia. Sejumlah pemberitaan melaporkan virus tersebut sudah menyebar ke benua Asia dan Eropa. (Baca juga: Fandi Akbar dan Ceritanya Jadi Dokter 'Panggilan' )

Virus Zika merupakan penyakit yang berasal dari hewan dan ditularkan pada manusia atau yang dikenal dengan istilah zoonosit yang berasal dari parasit nyamuk.  Merupakan Flavivirus kelompok arbovirus bagian dari Rna. Pertama kali diisolasi tahun 1948 dari monyet di hutan Zika, Uganda. Jadi, Zika ini sendiri sebuah nama hutan tempat di mana virus ini berhasil diisolasi. Selanjutnya beberapa negara Afrika, Asia khususnya Asia Tenggara, Mikroasia, Amerika Latin dan Karibia dilaporkan penemuan kasus ini.

Awalnya, Zika ini telah ditandai sebagai penyakit umumunya tidak berbahaya. Zika ditandai seperti gejala lemas, demam mendadak, sakit pada sendi (atritis), pengerasan ganglion, kemerahan pada mata, kulit badan, serta punggung dan kaki. Penularan virus Zika ini sama dengan virus demam berdarah yaitu oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypty yang merupakan pembawa virus Dengue yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue.

Virus Zika ini beberapa laporan di luar negeri khususnya Brasil, infeksi virus Zika ini dihubungkan dengan kepala yang kecil (mikrosefali). Bagi ibu-ibu yang terinfeksi virus ini saat hamil kemungkinan bisa melahirkan bayi dengan kelainan pada kepala sehingga perkembangan otak terganggu.

Masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh harus mewaspadai kemungkinan terinfeksi virus ini, mengingat laporan selama ini pernah terinfeksi di Indonesia karena vektor pembawa penyakit ini ada di Indonesia yaitu nyamuk Aedes Aegypty yang juga membawa penyakit  infeksi demam berdarah .

Saat ini pengobatan detail (vaksin) belum ada ditemukan, pengobatan hanya bersifat supportif, istirahat yang cukup, konsumsi air putih yang banyak, konsumsi makanan yang bergizi dan jika terjadi suhu demam yang tinggi segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Pencegahan infeksi virus Zika ini sama dengan pada infeksi demam berdarah yaitu pemberantasan nyamuk, bersihkan bak mandi atau tempat penampungan air yang rutin karena di tempat air merupakan tempat berkembang biak hewan nyamuk, sosialisasi dengan mengubur, mengurus dan menutup.

Mari kita bersama-sama menjaganya dari wabah virus Zika ini di sekitar kita. Musim hujan telah datang dan selalu waspadai yang jumlahnya dapat meningkat pada saat musim hujan ini. Mencegah murah, mengobati mahal.[]

*Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah