BANDA ACEH – Kehadiran puluhan pedagang yang menjajakan aneka makanan dan minuman berbuka puasa di bulan suci Ramadhan sepertinya sudah tidak asing lagi setiap tahunnya. Aneka ragam jajanan berbuka seperti cendol, air kelapa muda, mie caluk, kanji, lincah Aceh, leumang, ie tubee, dan aneka kue-kue lainnya bisa didapati pembeli untuk menambah hidangan berbuka.
Kehadiran puluhan lapak pedagang jajanan berbuka (takjil) bermacam menu bukaan yang dipenuhi pengunjung di sore hari seperti menambah kemeriahan bulan suci Ramadhan.
Penampakan kali ini terjadi di pasar jalan T di Pulo Baroh, Banda Aceh, Selasa, 7 Juni 2016. Tampak semua lapak jajanan berbuka puasa langsung diserbu masyarakat yang sangat antusias melihat rak makanan yang penuh kue-kue segar.
Seorang pengunjung, Nurhayati, kepada Portalsatu.com mengatakan sangat senang bisa membeli untuk menambah hidangan berbuka. Seperti setiap tahunnya, kata dia, pasar ini selalu ramai dan sudah pasti menimbulkan kemacetan.
Suasana bulan puasa sangat terasa,” ujarnya.
Namun menurut dia yang sulit didapati di sini yaitu “boh timon Aceh” maka dia harus berputar kembali untuk mencari timun yang dikenal suguhan segar dan sangat akrab dengan minuman khas berbuka di Aceh.
Seorang pengunjung lainnya yaitu Ssafwan, mengatakan, seperti tahun sebelumnya menu yang dicari-cari makanan pembuka adalah leumang.
Leumang di sini sangat gurih dan enak, tetapi di tempat lain juga sama mungkin cita rasanya. Tetapi tidaklah afzal jika berbuka belum ada leumang di meja makan,” katanya.
Menurutnya, kenyamanan dan kebersihan lapaknya perlu diperhatikan kembali. Safwan berharap supaya pedagang ini didukung penuh oleh pihak terkait supaya suasana Bulan Ramadhan semakin meriah, dan jajanan di kaki lima bersih juga layak dimakan.[]
Laporan Ramadhan



