BANDA ACEH – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Aceh mengikuti workshop konsolidasi jaringan LSM Aceh Peduli Pengungsi Rohingya yang digelar di Banda Aceh, Kamis, 20 Maret 2025.
Acara ini diikuti oleh sekitar 30 orang perwakilan dari koalisi masyarakat sipil Aceh Peduli Pengungsi Rohingya dan sejumlah stakeholder terkait.
Konsolidasi ini digelar untuk meningkatkan koordinasi di antara anggota jaringan masyarakat sipil di Aceh yang bekerja terkait pengungsi Rohingnya. Selain itu, sharing pembelajaran antara masing-masing LSM dalam melakukan kegiatan terkait penanganan pengungsi Rohingnya, serta menyusun sebuah peta jalan prioritas bagi jaringan masyarakat sipil di Aceh untuk masa mendatang.
Project Manager MER-C for Rohingya, Ira Hadiati, berharap melalui workshop ini akan meningkatan kapasitas masing-masing anggota jejaring dalam melaksanakan koordinasi lintas sektor.
Menurutnya, pengungsi Rohingya merupakan salah satu persoalan pengungsi yang menjadi sorotan dunia internasional.
Sejak konflik pecah di Myanmar pada tahun 2012, etnis Rohingya telah banyak kehilangan nyawa sehingga mereka mengungsi ke negara lain demi mendapatkan perlindungan secara aman.

[Foto: MER-C][](ril)




