SIGLI – Meski Kota Sigli diguyur hujan sejak siang tadi, namun tidak menyurutkan semangat anak-anak dari 100 Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Pidie untuk mengikuti karnavai tingkat kabupaten yang digelar siang tadi, Minggu, 15 Mei 2016.

Karnaval yang semula dijadwalkan dilepas oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah terpaksa diurungkan karena Bupati sedang berada di luar daerah. Pelepasan akhirnya dilakukan oleh Kabid Pendidikan Luar Biasa Dinas Pendidikan Pidie, Mustafa. Garis start berada di halaman Gedung Meusapat Ureueng Pidie dan finish di Lapangan Alun-alun Sigli.

Pantauan portalsatu.com, semua peserta dari anak-anak TK, para guru dan keluarga peserta rela basah kuyup berjalan kaki dengan jarak satu kilometer. Namun, peserta tetap bersemangat berbaris menuju garis finish.

Ketua Panitia, Mustafa, kepada portalsatu.com mengatakan, kegiatan tidak mungkin dibatalkan karena semua anak-anak sudah memakai busana mulai dari pakaian adat berbagai daerah maupun pakaian resmi pemerintah yang mereka sewakan. “Orang tua anak-anak TK juga ingin acara karnaval tidak ditunda, karena mereka sudah menyewakan pakaian dan merias anak – anak mereka untuk ikut karnaval,” terang Kabid PLS.

Ismail, salah seorang orang tua peserta mengatakan, pihaknya menyetujui karnaval dilanjutkan meski hujan turun. Menurut dia, tidak mungkin ditunda lagi dengan alasan peserta berasal dari seluruh kecamatan, termasuk Tangse, Geumpang dan sejumlah kecamatan lain yang jauh dari pusat kota. “Kami juga sudah menyewa pakaian dan merias anak- anak kami. Ya, dilanjutkan saja acaranya,” kata dia.[](ihn)