BANDA ACEH – Calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 dari Partai Aceh H. Muzakir Manaf melakukan tawasul di pusara Wali Nanggroe Tgk. Tjhik Di Tiro Hasan Ben Muhammad di Komplek Makam Pahlawan Nasional di Gampong Muree Kecamatan Indrapuri Aceh Besar, Rabu, 21 September 2016. 

“Dalam rangkaian tawasul ini Mualem sapaan akrab H. Muzakir Manaf mengisi dengan doa, tahlil dan samadiah kepada leluhur kita. Acara ritual ini dipimpin salah satu ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah Aceh Tgk. H. Bulqaini Tanjungan dan Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Tgk. Muhammad Ali Usman Basyah,” demikian keterangan diterima portalsatu.com dari Jubir PA Suadi Sulaiman.

Disebutkan, kegiatan tawasul ini dilakukan merupakan bagian daripada meminta doa dari mendiang Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tgk. Thjik Di Tiro Hasan Ben Muhammad. Wali Nanggroe Tgk. Hasan, selain seorang salah satu ulama Aceh juga sebagai orang tua dan guru besar bagi seluruh rakyat Aceh.

“Apalagi mendiang telah memulai pergerakan perjuangan pembebasan Aceh pada tahun 1976 hingga ajal menjemputnya. Kini, sisa perjuangam yang belum Wali selesaikan menjadi tugas kita bersama, baik dalam pembangunan Aceh ke depan maupun menyejahterakan rakyat Aceh secara keseluruhan,” kata Suadi alias Adi Laweung.

Dengan adanya mendiang Wali Nanggroe Tgk. Hasan memulai perjuangan ini, maka lahirlah satu partai lokal di Aceh yaitu Partai Aceh yang dipimpin langsung oleh H. Muzakir Manaf. 

Mualem sendiri merupakan salah satu pasukan militer GAM yang mendapatkan pendidikan langsung dari almarhum Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tgk. Tjhik di Tiro Hasan Ben Muhammad di Tajjura Tripoly Libiya pada tahun 1986-1989.

Adapun Partai Aceh kini menjadi salah satu partai yang ikut ambil andil dalam pemilihan kepala pemerintahan Aceh atau gubernur Aceh dengan mengusung pasangan H. Muzakir Manaf-HT. A. Khalid sebagai calon gubenur dan calon wakil gubernur.

“Pasangan dari partai besutan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini akan mendaftarkan pasangan calonnya pada Kamis, 22 September 2016 pukul 10.00 WIB. Selain mendaftarkan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur juga akan mendaftarkan kandidat bupati dan wali kota di seluruh Aceh secara serentak,” ujar Adi Laweung. 

Di penghujung tawasul kandidat calon gubernur dan wakil gubernur, kandidat calon bupati Aceh Besar serta Ketua Tim Pemenangan Pusat di-peusijuek (ditepungtawari) oleh Tgk. Muhammad Ali Usman Basyah, Tgk. Muhammad bin Abdul Wahab Umar Tiro (Abu Muhammad) dan Tgk. H. Muhammad Ali Usman Tjot Pulo.

Dalam acara tawasul ini tampak hadir calon wakil gubernur HT. A. Khalid, Wakil Ketua KPA/PA Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan H. Muzakir Manaf-HT. A. Khalid, Ketua DPW Partai Aceh Wilayah Aceh Besar yang juga kandidat calon bupati Aceh Besar Saifuddin Yahya alias Pak Cek, Juru Bicara DPA PA Suadi Sulaiman alias Adi Laweung, Ketua DPW PA Kota Banda Aceh yang juga Juru Bicara KPA Pusat Mukhlis Abee, mantan perunding GAM-RI T. Kamaruzzaman, SH, serta sejumlah anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh dan jajaran KPA/PA pusat dan wilayah Aceh Besar serta sejumlah tim relawan pasangan Mualem dan relawan Pak Cek.[](rel)