BANDA ACEH – Musyawarah Partai Aceh Ban Sigom Aceh Tahun 2016 dalam rangka mempersatukan visi dan misi partai untuk menyambut Pilkadasung serentak 2017 di Hotel Grand Aceh, Banda Aceh, dikabarkan rusuh, Minggu, 10 April 2016. Informasi yang diterima portalsatu.com, kerusuhan tersebut terjadi pada awal musyawarah berlangsung dan mulai ramai diperbincangkan di dunia maya.

“Tadi waktu awal-awal musyawarah. Na karu bacut, jinoe hana le ka bubar,” ujar salah satu sumber portalsatu.com melalui sambungan telepon.

Namun dia menolak menyebutkan faktor penyebab rusuh tersebut. Menurutnya kerusuhan terjadi antara kader partai dengan elemen mantan kombatan GAM. “Infonya nanti ada konferensi pers. Ditunggu aja,” katanya tanpa menyebutkan waktu pelaksanaan konferensi pers tersebut.

Hal berbeda disampaikan oleh salah satu anggota forum PA Information, grup Whats App Partai Aceh. “Hana karu, hanya dinamika politek,” tulis Kamaruddin dalam grup tersebut.

Sementara itu, portalsatu.com mencoba menghubungi beberapa pejabat teras di Partai Aceh dan KPA seperti Wakil Ketua KPA/PA Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak, Jubir KPA Mukhlis Abe dan Jubir Partai Aceh Suadi Sulaiman atau Adi Laweung. Namun tidak satupun diantara para pejabat partai dan organisasi mantan kombatan GAM tersebut menjawab panggilan masuk dari wartawan. Adi Laweung juga tidak membalas pesan yang dikirim wartawan terkait informasi tersebut.

Portalsatu.com juga mencoba menghubungi Ketua Fraksi PA DPRA yang turut menghadiri kegiatan ini. Namun nomor ponsel pribadinya tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan, portalsatu.com masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait soal informasi rusuh di musyawarah partai lokal terbesar di Aceh ini.[](bna)