SIGLI – Untuk menyukseskan Pemilu 2024 secara damai, Kapolres Pidie menggelar pertemuan dengan para calon legislatif (caleg), penyelengara pemilu, dan tokoh masyarakat dalam Kecamatan Pidie
Kegiatan bertajuk “Jiep Kupi bersama masyarakat Pidie” itu digelar secara santai di warung kopi Gampong Pulo Pisang, Kecamatan Pidie, Selasa, 2 Januari 2023.
Pertemuan yang digagas Polres Pidie tersebut, selain dihadiri puluhan caleg dari berbagai partai politik asal Kecamatan Pidie yang akan bertarung untuk DPRK Pidie dan dua caleg DPR Aceh, juga dihadiri Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
Keuchik, Imum Mukim dan tokoh agama ikut hadir dalam kegiatan yang dipandu Kapolsek Pidie, AKP Syukrizal, S.H., dihadiri langsung Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, S.I.K., M.H., Wakapolres Kampol Misyanto serta sejumlah perwira lainnya.
Kapolres Pidie mengajak semua pihak di Kecamatan Pidie untuk tetap menjaga dan menciptakan suasana aman dalam rangkaian tahapan pemilu yang saat ini sedang berjalan. Sehingga diharapkan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai.
“Harapan kita bersama, Pemilu 2024 berjalan aman, sejuk, dan damai. Maka kami membutuhkan peran serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi teladan dan pendingin suasana dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini agar berjalan aman, damai dan kondusif,” kata Kapolres Imam Asfali.
Acara yang dilangsungkan di Kecamatan Pidie tersebut dihadiri sebanyak 80 tamu undangan terdiri dari unsur muspika, para tokoh agama dan tokoh masyarakat dan para caleg DPRK Dapil I Kecamatan Pidie.
“Sekarang ini sudah memasuki tahapan pemilu dan terjadi pengelompokan pendukung politisi atau tim sukses. Ini merupakan hal yang biasa dalam situasi berdemokrasi. Maka angan sampai perbedaan menjadi perpecahan di wilayah kita masing-masing,” kata Imam Asfali.
Selama ini banyak beredar informasi bohong atau hoaks sehingga dapat mempengaruhi ketentraman masyarakat. Sehingga Polri, TNI serta pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengharapkan peran dari kerja sama seluruh pihak termasuk para tokoh dalam mendinginkan suasana di masyarakat. Dengan ketokohan dan tauladannya diharapkan mampu menjadi cooling system melalui imbauan yang menyejukkan,” ujar Kapolres Pidie.[](Zamahsari)





