BANDA ACEH – Komunitas Pecinta Film Islami (KOPFI) mempersembahkan nonton bersama film Bulan Terbelah di Langit Amerika (BTDLA), di Hall AAC Dayan Dawood pada Sabtu, 22 Februari 2016 mendatang.

“Akankah dunia akan lebih baik tanpa Islam? Ini yang menjadi tagline dalam film Bulan Terbelah di Langit Amerika, kita ingin menyampaikan esensi dari film ini kepada warga Aceh untuk menebalkan kebanggaan diri kita sebagai muslim, bahwa Islam itu adalah agama yang damai dan Al-Qur’an mengajarkan itu,” kata Maisal Rahmadi, selaku Media Publisher KOPFI Aceh, yang dihubungi melalui BBM, Kamis, 31 Desember 2015, pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, pemutaran film ini sebagai dakwah dengan nuansa yang lebih menghibur dalam menjawab pertanyaan isu yang melekat lewat pemberitaan bahwa Islam agama teroris. Isu tersebut, katanya, muncul karena pemberitaan dari luar.

“Selain nonton bersama dan bedah film, KOPFI Aceh menghadirkan langsung aktris Abimaya Aryasatya, Acha Septriasa, Nino Fernandes, dan Rianti Cartwright, sutradara film Hanum Rais,” katanya.

Maisal mengatakan, sebanyak 1.300 tiket masuk, terjual dalam beberapa hari menjelang akhir Desember 2015. Hal hal ini menunjukkan kepedulian dan antusias warga Banda Aceh menghadiri acara tersebut.

“Penjualan tiket masuk akan terus dijual hingga menjelang hari acara dengan harga yang berbeda-beda, hingga saat ini tiket film best seller laris manis di kalangan mahasiswa. Penjualan tiket masuk memiliki harga yang bervariasi hingga menjelang hari pemutaran film, harga promo tiket pada Desember Rp.35.000, 1-15 Januari harga tiket mencapai Rp.40.000, 16-30 Januari Rp.45.000, 1-15 Februari Rp.50.000, 19-20 Februari Rp.60.000.

“Nonton bersama dan bedah film ini didukung oleh Gerakan Turun Tangan Aceh, HIMAKASI Unsyiah, Blood For Life Foundation, Nanggroe Konfeksi, OZ 102,8 FM Banda Aceh, SUKOM, Sumber Pos, DETaK Unsyiah, dan Suzuya mall Banda Aceh,” katanya.[]