KARACHI – Pemimpin oposisi utama Pakistan dan mantan pemain bintang kriket, Imran Khan, memuji Turki sebagai teladan bagi dunia Muslim, pada pertemuan dengan utusan Turki untuk Pakistan di Islamabad, Minggu 31 Juli 2016.

“Orang-orang Pakistan memiliki rasa hormat yang besar untuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk sikap aktif dan tegasnya pada masalah yang dihadapi umat Islam di seluruh dunia,” kata Khan.

Duta Besar Turki Sadik Babur Girgin mengunjungi Khan, yang partainya datang pemenang kedua dalam pemilihan umum 2013, sebagai bagian dari serangkaian pertemuan dengan para pemimpin Pakistan setelah 15 Juli gagal kudeta dan menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Senin.

Awal bulan ini, Khan menunjukkan keprihatinan atas kemungkinan penutupan sekolah Pak-Turk terkait dengan jaringan Fetullah Gulen, berdebat itu bisa membahayakan pendidikan ribuan siswa.

Turki telah meminta Pakistan menutup sekitar 28 sekolah dan perguruan tinggi yang dijalankan oleh kelompok yang terkait dengan Gulen, kepala Teror Organisasi Fetullah (Feto), yang dituduh mendalangi kudeta yang gagal.

Kantor luar negeri Pakistan mengatakan pekan lalu, Islamabad mempertimbangkan pilihan yang berbeda untuk memenuhi permintaan Ankara.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan itu, Khan juga memuji orang-orang Turki untuk peran mereka dalam menggagalkan upaya kudeta, dan mendukung demokrasi untuk memperkuat negara.

“Turki adalah panutan bagi para penguasa di Pakistan serta untuk seluruh dunia Muslim,” tambah Khan sebagaimana disiarkan worldbulletin.net.[]