BANDA ACEH – Panitia meminta kepada anggota komisi X DPR-RI turut membantu menanggulangi kekurangan fasilitas yang dialami panitia Sail Sabang 2017, seperti jumlah kapal untuk transportasi dan jumlah kamar hotel untuk akomodasi.

“Masalah transportasi saat ini, masih sangat kurang perlu ada penambahan kapal untuk mengantar pengunjung ke Sabang,” jelas Drs Kamaruddin mewakili Pemkot Sabang saat mempresentasikan Sabang kepada Komisi X di lokasi wisata Iboih, Pulau Weh, Sabang, Senin 31 Juli 2017.

Menyhahuti kekurangan fasilitas transportasi dan akomodasi, Ketua rombongan Komisi X Teuku Riefky Harsya mengaku komisi X bersama kementerian pariwisata akan terus mencari solusi untuk menutupi kekurangan tersebut.

“Kami dan kementerian Pariwisata sebagai leading sektor bisa mendapatkan solusinya,” kata Teuku Riefky.

Untuk itu, Teuku Riefky bersama komisi X akan memberi dukungan pelaksanaan Sail Sabang 2017 tersebut, termasuk mendukung solusi  yang disampaikan panitia seperti menyiapkan kamar di kapal pesiar.

Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata  Aceh Reza Pahlevi menyebut, target pengunjung “Sail Sabang” 5.000-10.000 orang dari dalam dan luar negeri, sehingga soal transportasi dan akomodasi menjadi kendala.

Komisi X yang hadir di Sabang antara lain Teuku Riefky Harsya, M.T, Drs. Abdul Fikri Faqih, MM, dr. Sofyan Tan, Irine Yusiana Roba Putri, Drs. H. A. Mujib Rohmat, M.H, Ir. Bambang Sutrisno, H. Iwan Kurniawan, SH, Ir. H. Nuroji, Ida Bagus Putu Sukarta, SE, M.Si, Muslim, S.H. M.M.,Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc, Rinto Subekti, S.E., M.M., Hj. Dewi Coryati, M.Si, Yayuk Basuki, Hj. Laila Istiana DS, S.E., H. Dedi Wahidi, S.Pd., Arzeti Bilbina, SE, M.A.P., Toriq Hidayat, LC, dan Drs. H. Anwar Idris.[]