LHOKSUKON Bau menyengat yang ditimbulkan dari tumpukan sampah di Terminal Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara sangat mengganggu pedagang dan masyarakat yang lalu lalang. Terbelih aroma tak sedap itu tercium saat warga sedang menjalankan ibadah puasa.
Sudah tiga hari sampah itu dibiarkan menumpuk dan tidak diambil petugas Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Aceh Utara. Baunya sangat mengganggu dan membuat mual. Padahal ini bulan puasa, kata Muksin, 24 tahun, salah satu pedagang kepada portalsatu.com, Senin 13 Juni 2016.
Ia menyebutkan, biasanya setiap hari petugas rutin mengangkut sampah tersebut, tapi sejak beberapa hari terakhir dibiarkan begitu saja. Entah apa sebabnya.
Hal senada diungkap Mursyidi, 30 tahun, tukang pangkas di kawasan Terminal Pantonlabu. Dikatakan, akibat bau busuk yang menusuk hidung itu, penghasilannya jadi menurun karena warga enggan pangkas rambut di tempatnya.
Sudah beberapa hari ini pelanggan sepi. Padahal biasanya di bulan ramadhan selalu ramai. Saya harap pihak terkait segera membersihkan kawasan ini dari tumpukan sampah. Bukan hanya bau yang ditimbulkan, tapi juga membuat tak enak dipandang dan sembraut, tukasnya.
Camat Tanah Jambo Aye, Dayan Albar mengaku tidak mengetahui perihal adanya tumpukan sampah di Terminal Kota Pantonlabu. Padahal letak kantor camat dan terminal hanya terpaut beberapa meter.
Saya tidak tahu ada sampah yang menumpuk karena biasanya rutin diambil setiap hari. Mungkin petugas kewalahan karena selama bulan puasa sampah meningkat akibat banyaknya pedagang makanan musiman. Terkait keluhan ini saya akan hubungi dinas terkait agar sampah segera dibersihkan, pungkasnya.[]



