SUBULUSSALAM – Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked politisi Partai Hanura dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam periode 2024-2029 dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRK setempat, Rabu, 4 Desember 2024.

Ade Fadly dilantik bersama dua unsur pimpinan masing-masing H. Mukmin Pardosi dari Partai Golkar menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRK dan Rasumin dari Partai Gerinda sebagai Wakil Ketua II DPRK Subulussalam.

Pengucapan sumpah Ketua dan Wakil Ketua DPRK Subulussalam itu dipandu langsung Ketua Pengadilan Aceh Singkil, Yopi Wijaya, S.H disaksikan Sekda Kota Subulussalam, H. Sairun, S. Ag., M.Si dan Forkopimda, Ketua KIP Asmiadi, S.K.M serta para kepala SKPK dan pimpinan partai politik.

Rapat paripurna tersebut juga menetapkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRK Subulussalam yakni Ketua Komisi A Ade Rizky Noviani Bru Bintang, Hasbullah, S.K.M., M.K.M ketua Komisi B, Antoni Ketua Komisi C dan Gusfri Maha Putra Pinem, S.H ketua Komisi D.

Selanjutnya, Jumadin ketua Badan Legislasi (Banleg), Ade Fadly Ketua Badan Musyawarah (Banmus) H. Mukmin dan Rasumin sebagai wakil ketua. Berikutnya Ketua Badan Kehormatan T Raypa Andriant.

Kemudian Ketua Badan Anggaran, Ade Fadly Bintang, Mukmin Pardosi bersama Rasumin sebagai wakil ketua, dengan anggota masing-masing Fukak Fajri Manik, H. Abdul Hamid, Wandi, Raja Muhammad Abdi Putra, Ratmala Dewi, Ardhi Yanto dan Gusfri Maha Putra Pinem.

Ketua DPRK Ade Fadly mengatakan hari ini merupakan hari bersejarah bagi pimpinan DPRK Subulussalam, karena hari ini ia bersama dua rekannya, H. Mukmin Pardosi dan Rasumin akan mengemban tugas baru sebagai pimpinan DPRK periode 2024-2029.

“Semoga kami bertiga berharap selalu didoakan agar dapat melaksanan tugas baru ini dengan sepenuh hati, dengan tetap meminta petunjuk kepada Allah SWT,” kata Fadly.

Dikatakan, jabatan yang diemban tiga pimpinan dewan ini bukanlah sekadar jabatan atau kedudukan, tetapi adalah sebuah amanah untuk merealisasikan cita – cita bersama akan sebuah daerah yang lebih maju, lebih sejahtera dan lebih bermartabat.

Untuk itu, Fadly  berharap ia bersama dua rekannya yang baru dilantik sebagai pimpinan dewan, semoga diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan melibatkan semua elemen politik dan masyarakat ada, bukan mempertajam perbedaan, tapi mencari persamaan dan membuka kemungkinan kerja sama yang lebih harmonis.

“Lembaga DPRK ini harus menjadi simbol dari cita-cita bangsa, kita menyadari bahwa kaum politik di kembaga terhormat ini masih sering dikritik baik dari kiri maupun dari kanan,” katanya.

“Semua itu harus kita terima dengan besar hati, dan kita jadikan tekad untuk berbuat lebih baik lagi,” sambung Fadly.[]