Blangkejeren – Pemerintah Aceh menyerahkan bantuan masker tahap kedua untuk anak sekolah di Kabupaten Gayo Lues, di Gedung Dinas Pendidikan Gayo Lues Jum'at, 22 Januari 2021. Bantuan kali ini dikhususkan hanya kepada anak Sekolah Dasar (SD), MI, dan SLB.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd. Tanwier, yang mewakili Gubenur Aceh, mengatakan, bantuan masker program gerakan maspogemas tahap kedua ini merupakan bantuan dari BNPB pusat.

"BNPB menyerahkan kepada Pak Gubenur Aceh, kemudian beliau memerintahkan kami menyampaikan kepada Pemda Gayo Lues, yang dalam hal ini diterima Bapak Wakil Bupati, kemudian Wakil Bupati nanti menyerahkan kepada Dinas Pendidikan, dan barulah Dinas Pendidikan menyerahkan kepada pihak sekolah untuk dibagikan kepada siswa dan siswi," katanya, saat diwawancarai portalsatu.com/.

Berdasarkan data, katanya, Gayo Lues memiliki 90 SD, 11 MI, dan 4 SLB, dan untuk kebutuhan semua siswa. Masker yang diserahkan pihaknya berjumlah 12.519 buah dengan tujuan mencegah penularan covid-19. Menggunakan masker salah satu cara yang epektif, menjaga jarak, mencuci tangan, dan hindari tempat kerumunan.

"Imbauan kami kepada seluruh guru yang ada di Gayo Lues, agar setiap pagi sebelum mengajar memberikan nasehat kepada siswa betapa pentingnya menggunakan masker, karena saya termasuk orang yang pernah tertular covid-19 sebelumnya," jelasnya.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani, yang menerima masker dari perwakilan Gubenur Aceh mengucapkan terima kasih, dan berharap agar masker yang diberikan ini bisa membantu anak didik di Gayo Lues saat proses belajar mengajar.

"Perlu kami sampaikan lagi, bahwa selama covid-19 ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan membuat kerumunan dulu, jangan membuat hajatan yang mengundang banyak orang, dan ini sesuai dengan surat edaran Gubenur Aceh, dan surat edaran Bupati Gayo Lues," katanya.

Sementara Wardana, Plt Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, mengatakan, masker bantuan yang diberikan Pemerintah Aceh itu langsung diberikan Wakil Bupati kepada Dinas Pendidikan, Kakamenag, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh.

"Untuk Dinas Pendidikan tadi langsung kami serahkan kepada Kepala Sekolah masing-masing sesuai dengan jumlah, mungkin besok sudah dibagikan kepada masing-masing siswa. Untuk itu kami menghimbau agar siswa dan siswi memakai masker saat di sekolah, jangan digantung saja di leher. Dan jika sebelumnya alasan tidak punya uang membeli masker, ini sudah diberikan gratis, lebih baik kita mencegah dari pada mengobati covid-19," katanya.[] (Anuar Syahadat)