BANDA ACEH – Pemilihan Raya (Pemira) Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (Unsyiah)  yang dilaksanakan Kamis, 15 Desember 2016 dijaga aparat kepolisian. 

Hal itu merupakan prosedur baru mengingat tahun sebelumnya hanya dijaga oleh Resimen Mahasiswa atau Menwa kampus setempat.

Amatan portalsatu.com, aparat kepolisian dari jajaran Polsek Syiah Kuala berjaga-jaga di beberapa TPS di kampus Unsyiah sejak pagi. Penjagaan tersebut tak hanya dilakukan oleh aparat kepolisian, penjagaan juga dilakukan oleh satpam dan Menwa. 

“Penjagaan dari kepolisian ini berdasarkan SK rektor. Hal ini kita lakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti kerusuhan,” kata Kepala Humas Unsyiah Husni Fryadi saat dihubungi via seluler

Humas Komisi Pemilihan Raya Unsyiah, Agung mengatakan pengaman itu hanya dilakukan di beberapa TPS. Ia juga mengatakan pengaman itu merupakan keputusan pihak rektorat. 

“Kami berharap Pemira aman dan adanya polisi itu keputusan rektor. Kalau dulu cuma satpam dan Menwa,” kata dia.[]