BIREUEN – Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, S.T., M.T., menghadiri pencanangan dan pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Pulo Lawang, Kecamatan Peudada, Bireuen oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Bireuen, di Aula Lantai 2 BPS setempat, Rabu, 7 Mei 2025.
Razuardi mengatakan pencanangan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, dan upaya mewujudkan ketersediaan data penduduk menuju Satu Data Kependudukan Indonesia.
“Para peserta perlu memahami arti penting data dan mengajak semua pihak untuk menyukseskan agenda pemerintah,” sebut Razuardi.
Razuardi menyatakan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia untuk menjawab kebutuhan akan data yang valid dan akuntabel, sehingga intervensi pembangunan berhasil dan tepat sasaran.
“Gampong memiliki peran krusial sebagai subjek Pembangunan, dan selama ini cenderung menjadi objek pendataan, sehingga perlu bertransformasi menjadi produsen dan pemanfaat data dalam membangun wilayahnya sendiri,” tutur Razuardi.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, Ir. Maimun, menjelaskan Gampong Pulo Lawang terpilih sebagai Desa Cantik tahun 2025 berdasarkan hasil pendataan potensi desa.
“Program ini kita rencana untuk diperluas pada tahun depan dengan menargetkan setiap kecamatan memiliki minimal satu Desa Santik,” sebut Maimun.
Maimun menambakan Desa Cantik tersebut akan dibina bersama dengan pemerintah daerah, sehingga pada akhirnya semua desa di Kabupaten Bireuen menjadi Desa Cinta Statistik.
Pencanangan dan pembinaan Desa Cantik Pulo Lawang turut dihadiri Camat Peudada dan perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominsa).[]





