KARANG BARU – Karena memiliki tanggung jawab yang besar dalam mencerdaskan anak bangsa, guru dituntut dapat secara terus menerus meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Aceh Tamiang, Ikhwanuddin saat membuka Pelatihan Tingkat Sekolah Modul III USAID Prioritas jenjang SMP/MTs yang diikuti oleh 120 peserta dari 8 SMP/MTs se Aceh Taminag di Karang Baru (21/3).
Untuk mendukung guru agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan profesinya, Bupati Aceh Taminag telah mengeluarkan Peraturan Bupati No. 3 Tahun 2016 tentang PKB dengan cara penyisihan 10 % Tunjangan Profesi Guru guna peningkatan kapasitas guru itu sendiri, baik peningkatan secara mandiri maupun melalui kelompok masing-masing. Tujuannya agar tidak menjadi kendala bagi para guru untuk membuat program pelatihan, khususnya melalui program Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Kerja Guru (KKG) bagi kepala sekolah kepada kelompok kepala sekolah yang uangnya dapat dikelola sendiri oleh guru tersebut bersama MGMP dan KKGnya masing-masing, jelas Ikhwanuddin.
Kadisdik menambahkan pada pelatihan tersebut ia berharap agar sekolah yang mendapatkan pembinaan dari USAID Prioritas mampu memberi bukti nyata perubahan terjadi di sekolah yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya.
Sekolah binaan USAID Prioritas harus dapat memperlihatkan perubahan di sekolahnya, terlebih lagi sekolah telah banyak menguasai materi pembelajaran yang memperkaya wahana ilmu para guru-guru kita, katanya.
Kadisdik juga tertarik dengan materi Portofolio yang sangat penting dipahami dan dipraktikkan oleh guru dalam proses belajar mengajar di kelas.
Portofolio merupakan poin penting untuk memberikan bukti nyata hasil kemampuan siswa dalam perkembangan pembelajaran setiap hari. Misalnya jika orang tua siswa mempertanyakan nilai ujian anaknya maka portofolio sebagai bahan untuk membuktikan kepada orang tua tentang perkembangan anaknya setiap hari disekolah, jelas Ikhwanuddin.
Dalam pelatihan yang dilaksanakan hingga 24 Maret tersebut untuk grup satu dan dilanjutkan hingga tanggal 29 maret untuk grup dua, para peserta mengembangkan perangkat penilaian autentik, peningkatan kemampuan literasi pada siswa, penyiapan dokumen portofolio bagi siswa, pendampingan guru melalui model lesson study, dan revitalisasi program MGMP di kabupaten.
Rahmi Jafar, Koordinator USAID Prioritas Kabupaten Aceh Tamiang mengingatkan tanggung jawab besar para guru untuk kemajuan pendidikan di daerahnya, Masih banyak tugas dan tanggung jawab guru untuk terus bekerja membimbing siswa di sekolah karena zaman terus berkembang dan globalisasi tidak dapat dibendung. Semoga dengan implementasi hasil pelatihan dan dukungan serta kerja sama dari semua pihak dapat mempercepat kemajuan pembelajaran di sekolah, kata Rahmi.[]
Chairul
Program Asisten USAID PRIORITAS Aceh Tamiang

