SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie akan menghadirkan inovasi baru untuk percepatan pengembangan pertanian. Pemkab Pidie telah mengirimkan 20 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pertanian pangan revolusioner produktivitas guna mendukung swasembada pangan nasional di P4B Mikroba Google, Cinangka, Serang, Banten, 10-14 April 2025.
Gerak cepat Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., ini mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra, S.H., akrab disapa ASP.
ASP menyampaikan rasa bangganya kepada para peserta yang sedang mengikuti diklat level nasional tentang pengembangan pertanian. “Tetutama padi Trisakti demi ketahanan pangan daerah dan bahkan untuk nasional,” ujar ASP saat berkunjung ke lokasi diklat, di Serang, Banten, Jumat, 11 April 2025, dikutip Ahad (13/4).

[Panen perdana padi varietas Trisaksi di Serang, Banten, 12 April 2025. Foto: Istimewa]
ASP menyebut DPRK Pidie telah mengarahkan Komisi terkait untuk bersinergi dengan Dinas Pertanian Pidie. “Agar sepulangnya para peserta diklat untuk segera memetakan dan mempersiapkan calon petani dan calon lahan untuk proses penanaman perdana sebagai pilot project,” ujar ASP didampingi Asisten III Pemkab Pidie, Jufrizal, S.Sos., M.Si., dan sejumlah anggota Komisi II DPRK Pidie.
Untuk tahap pertama, Pemkab Pidie akan menanamkan padi varietas Trisakti dan kedelai di beberapa titik. Di antaranya, Tiro. “Di sini juga kita meminta komitmen dan kerja sama yang baik di semua lintas stakeholder. Terutama para petani setempat, karena varitas ini bisa dipanenkan dalam masa tanam 75 hari dan bisa tanam empat kali dalam setahun,” jelas ASP.[]



