BANDA ACEH – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Aceh mulai memasang sejumlah baliho di beberapa kabupaten/kota sebagai bentuk keseriusan mendukung pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem)-T.A. Khalid.

“Baliho ada di daerah-daerah, ada beberapa titik, tapi besok ada lagi yang dipasang. Sekarang ada lima titiklah yang dipasang di daerah,” kata Ketua PKPI Aceh Hendri Yono, Sabtu, 4 Februari 2017, sore.

Keputusan PKPI berpaling memberikan dukungan dari sebelumnya untuk pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Tarmizi Karim-T. Machsalmina Ali, kini kepada Mualem-T.A. Khalid bukan tanpa pertimbangan. “Hendropriyono (Ketua Umum PKPI Pusat) membuat kajian-kajian, sehingga memberikan dukungan kepada Muzakir Manaf atau Mualem,” kata Hendri Yono.

Hendri menyebut keseriusan PKPI mendukung Mualem-T.A. Khalid terlihat saat Hendropriyono melakukan pertemuan dengan paslon itu pada bulan lalu. “Ketemu Mualem dengan Pak Hendropriyono pada Januari 2017. Waktu bertemu Mualem dengan Hendropriyono beliau mempertegas kembali bahwa beliau mengharapkan pilkada di Aceh bisa berjalan aman,” katanya.

(Baca juga: Hendropriyono Perintahkan Kader PKPI Menangkan Mualem)

Ditanya mengapa PKPI menarik dukungan terhadap Tarmizi Karim-Machsalmina Ali, Hendri mengatakan, secara utuh sebenarnya PKPI tidak mengusung paslon tersebut, karena sempat terjadi dualisme dalam partai ini.

“Kemarin kita di Tarmizi memang tidak jadi pengusung, karena ada dualisme kepengurusan, sehingga didaftar ke Kemenkumham itu kan yang di Ketua Umum Isran Noor, jadi kan tidak ada keluar SK,” kata Hendri.

“Ada trouble, ya, trouble di pusat kemarin. Karena SK yang keluar untuk rekomendasi untuk dukungan itu adalah Pjs. Ketua dan Sekjen,” kata dia lagi.

Hendri melanjutkan, dukungan PKPI untuk Mualem-T.A. Khalid ditegaskan Hendropriyono sebagai Ketua Umum PKPI Pusat yang sah. “Ketua umum yang sudah terpilih dan keluar SK Kemenkumham,” katanya.[]

Laporan Muhammad Saifullah