BANDA ACEH – PLN Grup di Aceh melaksanakan vaksinasi tahap pertama untuk 320 karyawannya, yang dilangsungkan di Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh, 23 sampai 25 Maret 2021.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh, Abdul Mukhlis, menjelaskan kegiatan ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Kantor PLN dan akan dilaksanakan di seluruh unit kerja PLN secara bertahap sehingga diharapkan bisa segera selesai.

“Kegiatan vaksinasi untuk pegawai maupun tenaga alih daya ini dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor PLN, sekaligus melindungi karyawan dan keluarga agar tidak terpapar virus yang cukup mengkhawatirkan kita semua,” kata Abdul Mukhlis dalam keterangannya, Selasa, 23 Maret 2021.

Menurutnya, vaksin ini sudah teruji halal dan aman dalam menghentikan penyebaran Covid-19.

“Ini merupakan sebuah harapan dan semangat baru bagi kami Insan PLN, di mana keadaan tidak bisa menghalangi kita untuk terus bekerja dalam melayani. Tidak perlu kuatir dengan pelaksanaan vaksin yang akan kita terima, karena ini merupakan upaya PLN dalam mengurangi risiko paparan dan juga dampak akibat Covid-19,” tutur Abdul Mukhlis.

“PLN UIW Aceh sangat antusias menyukseskan program pemerintah untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh karyawan kami. Kami juga sangat paham bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal. Oleh karena itu, kami harus tetap dalam kondisi sehat dan fit untuk menjaga pasokan tenaga listrik tetap andal,” tambah Abdul Mukhlis yang baru sebulan menjabat sebagai GM PLN Aceh itu.

Ia mengatakan vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas dalam tubuh. Dengan adanya vaksin diharapkan kekebalan tubuh dapat meningkat, di samping tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap melakukan kegiatan proses bisnis PLN.

“Kami meyakini bahwa yang kami lakukan ini adalah langkah efektif untuk meminimalisir dampak penyebaran Covid-19. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga medis yang telah membantu dalam pelaksanaan vaksinasi ini,” ucapnya. [] (*)