LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe sampai saat ini belum membeberkan kepada publik nilai akhir defisit anggaran tahun 2016 lalu dengan alasan masih dalam proses penghitungan.

“Sabar dulu, saya tidak bisa sebutkan nilainya, karena Tim Anggaran Pemerintah Daerah sedang bekerja menghitung defisit,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Lhokseumawe Nazaruddin menjawab portalsatu.com di sela-sela acara pelantikan Satgas Saber Pungli Lhokseumawe di Aula Kantor Wali Kota, Selasa, 24 Januari 2017.

Nazaruddin menyebut tidak ada rahasia dalam anggaran Kota Lhokseumawe, semuanya akan dibeberkan secara transparan setelah proses penghitungan selesai. Kata dia, saat ini pihaknya tidak mungkin menjelaskan bahan dalam bentuk “data mentah”.

Ia juga menyatakan defisit anggaran tahun 2016 tidak boleh disebut sebagai utang, tetapi kurang bayar. Pasalnya, kata Nazaruddin, utang itu harus ada pengakuan: “kepada siapa berutang, siapa yang terutang, dan bagaimana prosesnya”.

“Siapa bilang utang, bicara anggaran tidak ada istilah utang, yang ada defisit atau kurang bayar. Bicara anggaran adalah bicara penerimaan, belanja, dan pembiayaan. Makanya jangan vonis dulu,” pungkas Nazaruddin.[]

Laporan Munir