REDELONG – Mobil dinas Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah, Mansyur, dilaporkan meledak, Sabtu, 17 September 2016, sekitar pukul 16.30 WIB. Ada tujuh penumpang dalam mobil tersebut. Salah seorang korban yang merupakan bocah laki-laki meninggal dunia.
Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Somantri melalui Kasat Reskrim AKP Suparwanto dihubungi portalsatu.com, Sabtu malam, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Akan tetapi sampai Sabtu malam polisi belum bisa memastikan penyebab ledakan tersebut. “Kasus ledakan itu sedang kita selidiki. Sampai sekarang kita belum bisa memastikan ledakan tersebut berasal dari jenis peledak apa karena materialnya masih kita selidiki,” ucapnya.
Suparwanto menegaskan, ledakan tersebut memang benar berasal dari dalam mobil. Namun apakah ledakan tersebut berasal dari granat atau bukan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam proses penyelidikan.
Diberitakan sebelumnya, sebuah granat dilaporkan meledak dalam mobil dinas salah seorang anggota DPRK Bener Meriah, Sabtu, 17 September 2016, sekitar pukul 16.30 WIB tadi. Seorang bocah yang ada dalam mobil itu tewas.
Informasi diperoleh portalsatu.com, granat meledak saat mobil itu melaju dari arah Bireuen menuju Bener Meriah, tepatnya di Dusun Manderek, Desa Alur Punti, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah.
Mobil Innova warna hitam pelat merah BL 136 Y itu merupakan kendaraan dinas Mansyur, Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah.[](idg)

