BLANGKEJEREN – Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang petasan (mercon) di depan Balai Musara Blangkejeren, Sabtu, 8 Mai 2021, malam. Aksi anak-anak dan remaja itu meresahkan warga setempat lantaran meledakan petasan saat warga sedang menunaikan salat Tarawih.
Pantauan portalsatu.com/, puluhan anak dan remaja lelaki dan perempuan berkumpul di depan Balai Musara mulai pukul 20:00 WIB. Ada yang datang menaiki kendaraan roda dua dan ada juga berjalan kaki.
Di tengah keramaian anak-anak dan remaja, sebagian pengunjung Balai Musara menyalakan petasan sehingga bunyi detuman saling bersahutan dari satu pojok ke pojok lain.
Pada pukul 21:10 WIB, dua polisi berseragam dinas datang dari pintu masuk Centong, dan membubarkan anak-anak dan remaja yang berkumpul di depan Balai Musara. Mereka pun lari hingga ada yang nyaris bertabrakan menghindari polisi tersebut.
Tak berselang lama, anak-anak dan remaja kembali berkumpul di depan Balai Musara. Ada yang kembali menyalakan petasan dan ada juga yang sekadar duduk di kursi yang dibangun Pemda Gayo Lues tersebut.
“Balai Musara ini harus dijaga ketat supaya anak-anak tidak memasang petasan. Karena saat polisi pergi, anak-anak ini kembali menyalakan petasan,” kata Agus, salah satu orang tua yang minum kopi di seputaran Balai Musara.[]


