ACEH UTARA – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Pemilu 2024, di Kantor KIP setempat, Gampong Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Ahad, 24 Desember 2023.
Simulasi tersebut diikuti seluruh Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Aceh Utara. Program itu di bawah Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP, Muhammad Usman.
Turut hadir Ketua KIP Aceh Utara, Hidayatul Akbar, Komisioner KIP, Muhammad Al Khalidi, Fauzan Novi, Muhammad Usman, Zulfikar, Ketua Panwaslih Aceh Utara, Syahrizal, dan Anggota Panwaslih, Safwani.
Hidayatul Akbar mengatakan kegiatan ini bentuk edukasi kepada PPK, bagaimana tahapan pencoblosan berlangsung agar nantinya mereka dapat memberi pemahaman lebih mendalam terhadap anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Proses rekapitulasi penghitungan suara menjadi bagian tugas utama dari KPPS yang akan bekerja pada hari H (Pemilu, 14 Februari 2024). Sehingga simulasi tersebut elemen penting bagi PPK untuk membimbing penyelenggara di tingkat desa.
“Dalam simulasi ini kita juga memberikan contoh permasalahan ringan di lapangan, bisa atau tidak mereka menyelesaikan persoalan tersebut. Misalnya, bagaimana PPS atau KPPS mengantisipasi ketika ada hujan deras saat pemilihan berlangsung untuk kelancaran proses pemungutan suara.”
“Maka sebelumnya mereka perlu melakukan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang benar-benar aman terhadap cuaca ekstrem seperti itu, atau memastikan lokasinya layak untuk keberlangsungan kegiatan tersebut. Tentunya hal semacam ini juga akan disampaikan PPK dalam bimbingan teknis nantinya kepada PPS di masing-masing kecamatan,” kata Hidayatul Akbar.
Hidayatul Akbar berharap PPS maupun KPPS nantinya melakukan pemetaan lokasi pemungutan suara yang aman dan nyaman, terlebih wilayah rawan banjir di Aceh Utara.[](red)



