Takengon – Para prajurit TNI Koramil 09/Ketol Kodim 0106/Aceh Tengah bersama warga berjuang menerobos arus deras sungai dengan bergelantung pada seling. Aksi heroik itu saat mereka mengantar bantuan untuk korban banjir di daerah terisolir, Desa Burlah Kekuyang dan Buge Ara, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Senin, 1 Desember 2025.
Mereka terpaksa mengarungi sungai untuk membawa bantuan lantaran jalan menuju dua desa itu lumpuh total akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Selain terdapat sejumlah titik longsor, akses jalan kawasan tersebut berbukit dan licin menyebabkan kendaraan prajurit TNI jatuh saat membawa bantuan. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk bisa sampai ke Desa Burlah Kekuyang dan Buge Ara.
Setengah perjalanan, mereka terpaksa meninggalkan kendaraan. Perjalanan mereka terhalang sungai dengan arus deras. Mereka harus memasang seling untuk menyeberangi sungai.
Aksi mengharukan itu mendapat apresiasi dari Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran yang merasa hormat dan bangga. Perjuangan yang tidak mudah dan bahkan dapat membahayakan keselamatan para prajurit TNI sendiri.
“Saya hormat, demi membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat, anggota Babinsa rela tidak memikirkan bahaya yang mereka hadapi. Prajurit TNI tersebut hanya berpikir bagaimana untuk bisa mengantar kebutuhan warga yang sudah seminggu lebih terisolir tanpa sentuhan apapun dan tidak tahu harus berbuat,” ungkap Danrem.
Danrem menyebutkan, bantuan ini merupakan instruksi dari Presiden Prabowo untuk korban banjir dan longsor. Pemerintah telah mengirim logistik berbagai kebutuhan untuk membantu warga terdampak banjir di tiga provinsi, salah satunya di Aceh.
“Presiden sangat peduli kepada rakyat, bahkan tidak bisa melihat rakyatnya susah, presiden bersama menteri negara terus berupaya agar masyarakat jangan sampai mengalami berkepanjangan penderitaan itu”.
Danrem menyampaikan sampai saat ini tim terus berjuang bergerak cepat mendistribusikan bantuan ke berbagai daerah terdampak banjir. Walaupun terdapat berbagai hambatan bahkan ke daerah terisolir yang tidak mudah dijangkau. “Dan ini harus kita pahami bersama,” ucapnya.[]




