KUALA SIMPANG Pria asal Gayo Lues, Rama (40) tahun yang dikabarkan tenggelam di sungai Tamiang tepatnya di kampong Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang akhirnya ditemukan, Jumat 12 Februari 2016.
Tim gabungan terdiri dari Search and Rescue (SAR) Tamiang bersama dengan Basarnas Pos SAR Langsa, tim SAR Aceh Timur ikut juga pihak TNI/Polisi beserta masyarakat. Setelah melakukan pencarian selama tiga hari akhirnya tubuh korban ditemukan telah mengapung, dan tidak bernyawa lagi.
Tubuh Korban ditemukan tadi sore sekitar pukul 17.30 WIB tepatnya di Rantau Bintang Kec. Bandar Pusaka, berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP), kata ketua SAR Aceh Tamiang Syaiful Syahputra melalui wakil ketua Jemi.
Wakil ketua SAR Tamiang ini menjelaskan, setelah jenazah korban diangkat pihaknya langsung mengevakuasikan ke salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PUKESMAS) setempat. Dan kemudian pihaknya membawa jenazah korban ke rumah sakit umum Aceh Tamiang.
Saat ini jenazah korban berada di ruang manyat karena harus menunggu pihak keluarganya yang berdomisili di Gayo Lues, tetapi sejauh ini belum juga ada kabar mereka (keluarganya), ujar Jimi.
Dikatakannya lagi, untuk dipastikan alamatnya pada tubuh korban tidak ada kartu identitas apapun, tadi pas waktu diserah terima ke pihak rumah sakit.
Ketika di check hanya di dapatkan satu bungkus rokok dunhill beserta matches/korek api dan uang receh (lima ribuan) di saku celana, katanya.
Dan, kata Jimi, menurut keterangan masyarakat bahwa korban benar warga asal Gayo Lues, alamat orang tuanya yang tepat mereka pun tidak tahu.
Kita harap siapa yang mengenal korban supaya dapat menghubungi keluarganya karena jenazah Rama (40) telah ditemukan setelah hilang akibat tenggelam beberapa hari yang lalu, katanya.[](tyb)

