ACEH UTARA – Zainal Abidin, 65 tahun, warga Lapang Timu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai di kawasan TPI Krung Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, sore kemarin, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Rabu, 10 Februari 2016, pagi. Jasad Zainal ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi korban tenggelam.
Sekitar pukul 09.00 WIB tadi, masyarakat menemukan jasad Zainal dalam keadaan meninggal. Korban ditemukan warga tepatnya di kawasan Desa Mon Kelayu, Kabupaten Bireuen. Jarak dari lokasi kejadian sekitar dua kilometer, kata Hasbullah, Sekretaris SAR Aceh Utara, Rabu siang.
Hasbullah menyebut pihaknya telah melakukan pencarian sejak korban dilaporkan tenggelam hingga malam tadi. Namun, kata dia, karena kondisi cuaca kurang baik, tim SAR memutuskan untuk menghentikan pencarian sementara dan dilanjutkan pagi tadi.
“Saat posisi tim SAR tadi sudah siap untuk melakukan pencarian kembali, terdengar kabar bahwa telah ditemukan sesosok pria. Setelah dilakukan pengecekan dipastikan itu adalah Zainal Abidin,” ujar Hasbullah.
Diberitakan sebelumnya, Zainal Abidin, hanyut terseret arus sungai di kawasan TPI Krung Mane, Selasa, 9 Februari 2016, sekitar pukul 17.00 WIB.
Hasbullah, Sekretaris SAR Aceh Utara, kepada portalsatu.com melalui telepon, Selasa malam, membenarkan kejadian tersebut.
“Kita dapat laporan dari warga sekitar pukul 17.00 WIB tadi, katanya ada yang hanyut di kawasan TPI Krueng Mane,” kata Hasbullah.
Dia menduga Zainal hanyut akibat terseret arus sungai yang deras dan keruh.[] (idg)



