BLANGKEJERN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues menurunkan dua alat berat untuk membersihkan jalan longsor Gayo Lues-Abdya dan membuat jalan darurat Gayo Lues-Aceh Timur. Kedua jalan lintas itu lumpuh total akibat tertimbun tanah longsor sepanjang 30 meter dan amblas puluhan meter.
Kepala Dinas PUPR Gayo Lues, Jakaria S.Hut., M.P., Minggu, 13 Oktober 2024, mengatakan pihaknya sudah mengerahkan satu alat berat ke Jalan Gayo Lues-Abdya untuk membersihkan longsor, dan satu alat berat ke Jalan Gayo Lues-Aceh Timur keperluan membuat jalan darurat.
“Sudah kita kerahkan dua alat berat untuk menangani jalan lintas provinsi menghubungkan Gayo Lues-Abdya yang longsor dan Jalan Gayo Lues-Aceh Timur yang amblas itu, mudah-mudahan jalan tersebut bisa secepatnya dilintasi masyarakat,” katanya.
Baca juga: Jalan Gayo Lues Menuju Abdya Lumpuh Total Tertimbun Longsor, Polsek Terangun Atur Lalu Lintas
Pengerahan alat berat itu, kata Kadis PUPR setelah Pj. Bupati Gayo Lues berkoordinasi dengan PUPR Provinsi Aceh. Dalam waktu dekat, kedua ruas jalan lintas provinsi tersebut akan bisa dilalui pengendara.
Pj. Bupati Gayo Lues, H. Jata, mengatakan pengerahan dua alat berat yang dilakukan PUPR Gayo Lues ke lokasi longsor Jalan Gayo Lues-Abdya dan Jalan Gayo Lues-Aceh Timur yang amblas setelah dirinya berkoordinasi dengan PUPR Provinsi Aceh.
“Anggaran provinsi semua, kita hanya membantu koordinasi,” kata Jata melalui pesan Whatsapp.
Sedangkan menyangkut permintaan pemindahan Kantor Perwakilan PUPR dari Aceh Tenggara ke Gayo Lues yang sudah disurati Pemerintah Gayo Lues, Pj. Bupati Gayo Lues mengatakan hingga hari ini surat permintaan tersebut belum dibalas PUPR Aceh.
Lihat pula: Jalan Gayo Lues-Aceh Timur Lumpuh Total, Mantan Bupati Minta PUPR Aceh Buka Kantor di Blangkejeren
Seperti diketahui, saat ini jalan lintas provinsi yang berada di Gayo Lues lebih panjang dibandingkan yang ada di Aceh Tenggara. Ruas jalan provinsi di Gayo Lues hampir setiap tahun mengalami longsor dan amblas. Karena alat berat dikirim dulu dari Aceh Tenggara ke Gayo Lues untuk menangani longsor, penangananya sangat lambat dan butuh waktu berhari-hari.[]