BANDA ACEH – Ratusan abang becak dan sopir labi-labi (angkutan kota) “mengepung” Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Senin, 16 Oktober 2017. 

Dalam aksi itu, para abang becak dan sopir labi-labi menyampaikan sikap menolak kehadiran angkutan umum berbasis online (TOB) khususnya Go-Jek, Go-Car, dan Grab di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kami dari Aliansi Koalisi Transportasi Aceh menolak keberadaan transportasi berbasis online,” kata salah seorang orator. 

Saat berita ini disiarkan, aksi tersebut masih berlangsung.[]