LHOKSEUMAWE Realisasi belanja pegawai yang merupakan bagian dari belanja operasi Pemerintah Lhokseumawe tahun 2016 mencapai 84,78 persen. Sementara realisasi belanja modal masih minim yaitu 31,16 persen.
Data tersebut berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah Lhokseumawe periode 1 Januari – 23 November 2016. Laporan realisasi anggaran/keuangan itu diperoleh portalsatu.com dari pihak Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Lhokseumawe, Jumat, 25 November 2016.
Dalam laporan itu, total belanja operasi tahun 2016 mencapai Rp717,84 miliar lebih. Dari jumlah itu, realisasi sampai 23 November 2016 senilai Rp489,22 miliar lebih atau 68,15 persen. Dari total belanja operasi tersebut, paling besar ialah belanja pegawai yaitu Rp427,55 miliar lebih atau 59,56 persen. Dari total belanja pegawai itu, realisasinya mencapai Rp362,49 miliar lebih atau 84,78 persen.
Adapun total belanja modal tahun 2016 senilai Rp406,57 miliar lebih. Dari jumlah itu, realisasi sampai 23 November 2016 baru Rp126,70 miliar lebih atau 31,16 persen. Dari total belanja modal tersebut, paling besar adalah belanja jalan, irigasi, dan jaringan yakni Rp300,80 miliar lebih atau 73,98 persen. Dari total belanja jalan, irigasi, dan jaringan itu, realisasinya baru Rp81,79 miliar lebih atau 27,19 persen.
Dengan sisa masa anggaran hanya 38 hari (terhitung 24 November sampai 31 Desember 2016, termasuk hari libur), mampukan Pemerintah Lhokseumawe merealisasikan belanja modal senilai Rp279,86 miliar lebih atau 68,84 persen lagi? Atau, mampukah pemerintah setempat merealisasikan belanja jalan, irigasi dan jaringan Rp219 miliar lebih atau 72,81 persen lagi?
Diberitakan sebelumnya, realisasi pendapatan Rp754,18 miliar lebih atau 64,59 persen. Sedangkan realisasi belanja Rp687,87 miliar lebih atau 55,77 persen. (Baca: 23-11-2016: Realisasi Belanja 55,77 Persen)[](idg)
Alokasi dan realisasi belanja operasi sampai 23 November 2016:
Belanja pegawai Rp427.551.773.123,00
Realisasi Rp362.490.625.683,00
Belanja barang Rp235.488.702.907,00
Realisasi Rp95.361.016.824,21
Belanja hibah Rp28.248.600.000,00
Realisasi Rp17.924.670.000,00
Bantuan sosial Rp26.557.570.000,00
Realisasi Rp13.451.530.000,00
Alokasi dan realisasi belanja modal sampai 23 November 2016:
Belanja tanah Rp32.337.039.983,00
Realisasi Rp18.086.623.900,00
Belanja peralatan dan mesin Rp21.408.908.220,00
Realisasi Rp4.969.601.235,00
Belanja gedung dan bangunan Rp51.348.793.247,00
Realisasi Rp21.385.812.994,00
Belanja jalan, irigasi dan jaringan Rp300.803.822.160,00
Realisasi Rp81.797.543.240,00
Belanja aset tetap lainnya Rp672.106.067,00
Realisasi Rp465.957.500,00.

