BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Meuraxa Banda Aceh tahun 2024 senilai Rp153,3 miliar atau 99,6 persen dari target Rp154 miliar.

Capaian itu mendapat apresiasi dari Pemko Banda Aceh. RSUD Meuraxa dinilai menunjukkan kinerja optimal meskipun ada beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk tunggakan pembayaran dari BPJS Kesehatan yang baru akan diselesaikan pada awal 2025.

“Kami sangat mengapresiasi capaian RSUD Meuraxa yang berhasil mencapai hampir 100 persen dari target PAD, sebuah prestasi yang luar biasa,” kata Pj. Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, Jumat, 3 Januari 2025.

Menurut Almuniza, hal ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan rumah sakit, tetapi juga menggambarkan komitmen RSUD Meuraxa untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Almuniza Kamal juga menyambut baik langkah-langkah inovatif yang akan diterapkan RSUD Meuraxa, seperti peningkatan fasilitas dan layanan unggulan, termasuk kemoterapi, layanan bedah jantung, dan perluasan ruang perawatan.

“Kami mendukung penuh upaya RSUD Meuraxa dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan serta fasilitas, karena ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Banda Aceh,” tuturnya.

Almuniza menyebut pentingnya keberlanjutan dan peningkatan dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI Nazaruddin Dek Gam, yang telah membantu mengalokasikan dana bantuan pemerintah dan dana alokasi khusus (DAK) untuk mendukung pengembangan rumah sakit.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi antara pihak rumah sakit, pemerintah, dan masyarakat serta stakeholder lainnya. Kami berharap dengan fasilitas yang semakin lengkap dan kualitas pelayanan yang terus ditingkatkan, RSUD Meuraxa akan terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya,” ujar Almuniza Kamal.[](red/ril)